Lewati ke konten utama

Mayat Seorang Pria Ditemukan di Penginapan Sinar Ujung Timika, Sempat Berteriak Usir Perempuan Keluar

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.07 WIT2 menit baca809 dibaca
Almarhum saat ditemukan di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (26/8) sekitar pukul 21.53 WIT.
Almarhum saat ditemukan di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (26/8) sekitar pukul 21.53 WIT.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (26/8) sekitar pukul 21.53 WIT. Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado mengatakan, korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya atau Mr. X, ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

"Petugas melakukan langkah-langkah awal penanganan TKP untuk memastikan kondisi lokasi serta mengumpulkan informasi dari para saksi," katanya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan saksi berinisial F yang bekerja sebagai resepsionis penginapan, sekitar pukul 08.30 WIT korban datang bersama seorang perempuan dan masuk ke salah satu kamar.

Korban menyampaikan dirinya hanya akan menggunakan kamar tersebut dalam waktu singkat. Sekitar pukul 09.30 WIT, korban keluar kamar sambil berteriak meminta perempuan yang bersamanya untuk keluar.

Saat itu, korban terlihat kejang-kejang. Perempuan tersebut kemudian keluar dari kamar dengan membawa pakaian, sandal, dan tas milik korban.

"Korban selanjutnya meminta perempuan tersebut untuk mencari ojek. Namun, setelah turun ke lantai bawah, perempuan tersebut langsung meninggalkan lokasi dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya," jelasnya.

Amir menegaskan, penyebab pasti kematian korban belum bisa disimpulkan, masih menunggu pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut.

Dikemukakan, kondisi korban yang sebelumnya dilaporkan mengalami kejang-kejang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.

"Belum bisa dipastikan penyebab meninggalnya korban, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti," ujarnya. (ron)