Timika, fajarpapua.com – Satu unit rumah milik Welem Gobay di kawasan Samratulangi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Selasa (7/9/2026) sekitar pukul 15.04 WIT.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.
Sebanyak tiga armada dikerahkan dalam proses pemadaman, yakni Armada 8000, Armada 3000 dan Armada 1000.
Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.
Menurut Agustina, musim kemarau dapat meningkatkan resiko terjadinya kebakaran, baik akibat korsleting listrik maupun kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah tangga.
Ia meminta warga memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan seluruh peralatan elektronik digunakan dalam kondisi aman.
"Peralatan listrik yang rusak, kabel terkelupas, maupun penggunaan stop kontak berlebihan dapat memicu korsleting yang berujung kebakaran," ujar Agustina.
Selain itu, warga diminta tidak meninggalkan kompor dalam kondisi menyala saat memasak. Regulator dan selang tabung gas juga harus dipastikan terpasang dengan baik sebelum digunakan.
Agustina meminta orangtua mengawasi anak-anak agar tidak bermain korek api atau benda lain yang dapat memicu kebakaran.
Ditengah kondisi cuaca panas dan kering, masyarakat juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun menyalakan api di lokasi yang berisiko.
"Warga juga harus memastikan bara api benar-benar padam setelah digunakan," katanya.
Kebersihan lingkungan, lanjut Agustina, juga perlu diperhatikan. Puntung rokok tidak boleh dibuang sembarangan, terutama di area yang dipenuhi rumput kering, semak maupun tumpukan sampah.
"Sampah kering, dedaunan dan semak-semak di sekitar rumah sebaiknya dibersihkan secara rutin untuk mengurangi potensi kebakaran," bebernya.
"Keselamatan berawal dari kewaspadaan. Kami mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk bersama-sama menjaga rumah dan lingkungan agar terhindar dari musibah kebakaran," ujar Agustina. (moa)









