Timika, fajarpapua.com- Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan Program Strategis Nasional (PSN) Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah akan dibangun di delapan titik di wilayah itu.
Johannes Rettob di Timika,Senin mengatakan Pemerintah Mimika mendukung penuh pelaksana program KNMP di wilayah Mimika.
"Berdasarkan laporan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan serta Kepala Dinas Periakanan kita dapat delapan titik tahap awal dan ada beberapa titik yang memang harus dikerjakan tahun ini," ujarnya.
Ia menegaskan bukan hanya pelaksanaan Program KNMP namun seluruh program strategis nasional pemerintah pusat yang dilaksanakan di Mimika tetap mendapat dukung penuh dari Pemerintah Mimika.
"Semua PSN di Mimika lokasi tanahnya Pemkab Mimika yang siapkan,pembangunannya dilakukan dari pusat pusat," ujarnya.
Program KNMP di Mimika telah diluncurkan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan kampung nelayan Merah- Putih di Kampung Pomako Distrik Mimika Timur pada Senin (31/8) oleh Bupati Mimika Johannes Rettob.
Sebelumnya Kepala Dinas Perikanan Mimika Clemens Ohoilulin mengatakan delapan kampung/desa di Mimika yang akan dibangun program KNMP yakni Kampung Pomako Distrik Mimika Timur, Kampung Kiyura Distrik Mimika Barat dan Kampung Atuka Distrik Mimika Tengah.
Selanjutnya Kampung Amar dan Kampung Ipiri Distrik Amar, Kampung Pronggo dan Kampung Mupuruka Distrik Mimika Barat Tengah serta Kampung Potowayburu Distrik Mimika Barat Jauh.
"Jadi delapan ini ada tiga kampung yakni Kampung Pomako,Kampung Ipiri dan Kampung Potowayburu merupakan KNMP hub (pusat) sedang lima kampung lainnya adalah penyangga (pendukung),"ujarnya.
Ia menjelaskan KNMP hub (pusat) merupakan kampung nelayan utama sebagai pusat kegiatan membawahi Kampung Nelayan Merah-Putih penyangga.
"Dari KNMP penyangga nanti hasilnya mereka akan menampung di KNMP hub," ujarnya
Fasilitas yang akan dibangun di KNMP hub terdiri dari tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, gudang beku portabel kapasitas 20 ton dan pabrik es portabel kapasitas tiga ton.
Kemudian sentra kuliner, kios perbekalan, docking perahu dan bengkel, kantor pengelola, tempat sampah, menara air dan penampungan, lampu penerangan kawasan, rumah genset, akses jalan , gapura serta fasilitas Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
Sementara KNMP penyangga (pendukung) berfungsi pendukung kampung nelayan sekitar atau yang lebih kecil yang berfungsi sebagai pemasok dan pendukung rantai pasok.
Fasilitas yang dibangun di KNMP penyangga meliputi tempat penambatan perahu, shelter pendaratan ikan, gudang es portabel kapasitas tiga ton, kios perbekalan dan sentra kuliner, gedung genset, akses jalan, gapura, menara penampungan air, sumur bor dan lampu penerangan.(ant)










