Lewati ke konten utama

Pemkab Mimika Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Kilometer di Pantai Amar

Redaksi Fajar PapuaPenulis
17.54 WIT3 menit baca423 dibaca
Pembentangan bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 1 kilometer di sepanjang pantai Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Sabtu (29/8).
Pembentangan bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 1 kilometer di sepanjang pantai Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Sabtu (29/8).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan membentangkan bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 1 kilometer di pesisir Pantai Amar, Distrik Amar, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika itu melibatkan masyarakat dari tiga kampung, yakni Kampung Amar, Kawar, dan Manoware.

Pembentangan bendera dipimpin Bupati Mimika yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot.

Turut hadir Ketua Panitia HUT Ke-81 RI Pemkab Mimika Yohana Paliling, Kepala Badan Kesbangpol Mimika Ronny S. Marjen, Kapolsek Mimika Barat Ipda Muhammad Yani, Kepala Distrik Amar Robert Murmana, serta perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari orang tua, pemuda, anak-anak hingga tokoh masyarakat, bahu-membahu membentangkan kain Merah Putih di sepanjang pesisir Pantai Amar.

Ketua Panitia HUT Ke-81 RI Pemkab Mimika, Yohana Paliling, mengatakan kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian agenda peringatan kemerdekaan yang telah dilaksanakan Pemkab Mimika.

“Banyak agenda yang sudah kita lalui bersama. Kita bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat ditutup dengan kegiatan ini bersama masyarakat dan stakeholder dan semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Yohana mengatakan Distrik Amar dipilih sebagai lokasi kegiatan karena pembentangan bendera di wilayah tersebut telah masuk dalam agenda yang direncanakan panitia.

Ia juga mengapresiasi Badan Kesbangpol Mimika yang telah menginisiasi kegiatan tersebut, serta seluruh panitia yang telah menjalankan tugas masing-masing.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol yang sudah menginisiasi kegiatan ini serta kepada semua pihak, pimpinan daerah dan seluruh seksi yang sudah bertugas dengan baik,” katanya.

Kepala Badan Kesbangpol Mimika Ronny S. Marjen mengatakan pembentangan bendera Merah Putih tersebut memiliki nilai positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme hingga ke tingkat kampung.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat dari berbagai kelompok usia menjadi bagian penting dalam menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini.

“Ini suatu hal yang positif yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol untuk membangun rasa cinta tanah air dan nasionalisme mulai dari tingkat kampung bersama seluruh elemen masyarakat untuk dilibatkan,” ungkapnya.

Ronny berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.

“Kegiatan ini merupakan hal yang sangat baik untuk dipertahankan sebagai bentuk wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air sejak usia dini dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang kuat,” tuturnya.

Menurut Ronny, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan lambang dan simbol negara kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa semangat perayaan HUT RI tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

“Ini memperlihatkan bahwa tidak hanya di wilayah kota yang ramai dan semarak, tetapi juga sampai di kampung-kampung yang ada di wilayah pesisir dan pegunungan,” katanya.

Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Asisten I Ananias Faot mengapresiasi Badan Kesbangpol dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar di lokasi lain di Kabupaten Mimika sehingga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

“Harapan kita ke depan mungkin ada tempat lain lagi yang lebih pas sebagai edukasi bagaimana meningkatkan rasa nasionalisme kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika,” ujarnya. (ron)