Manokwari, fajarpapua.com – PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh instansi terkait untuk mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan BBM Subsidi di wilayah Manokwari.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi, khususnya Pertalite dan Biosolar, dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, dari sisi operasional, penyaluran BBM subsidi di Manokwari telah dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan mengacu pada kuota yang telah ditetapkan.
Ia mengatakan ketersediaan stok di Fuel Terminal (FT) Manokwari juga terus dijaga untuk memastikan distribusi BBM ke sejumlah SPBU berjalan sesuai kebutuhan.
“Secara stok di FT, ini kami jaga agar distribusi ke SPBU dilakukan tepat waktu. Realisasi penyaluran pun dilakukan sesuai penugasan yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga,” terang Ispiani, Rabu (26/8/2026).
Terkait kondisi di lapangan, Ispiani menjelaskan saat ini terdapat satu SPBU, yakni SPBU 83.983.02, yang sementara berhenti menyalurkan Pertalite karena mengalami kendala sistem dan masih dalam proses perbaikan.
Sebagai langkah sementara, alokasi Pertalite dari SPBU tersebut dialihkan ke SPBU lain yang masih beroperasi untuk mengantisipasi penumpukan dan perpindahan konsumen.
“Solusi yang dilakukan sementara adalah mengalihkan alokasi Pertalite ke SPBU yang beroperasi sebagai antisipasi mengurai perpindahan konsumen,” katanya.
Menurut Ispiani, pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi juga dilakukan secara berkala melalui inspeksi mendadak (sidak) lintas sektoral. Pertamina turut berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan sejumlah instansi terkait dalam upaya membentuk tim pengawasan bersama.
Instansi yang dilibatkan di antaranya Disperindag, DPR Provinsi serta aparat penegak hukum.
“Pengawasan BBM bersubsidi tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, namun harus terintegrasi. Berdasarkan pertemuan-pertemuan sebelumnya sudah dirumuskan beberapa regulasi yang dapat mendukung penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran dan mempersempit potensi penyalahgunaan di lapangan,” bebernya.
Ispiani menegaskan Pertamina Patra Niaga siap mendukung percepatan penerapan regulasi dan penguatan pengawasan agar pelayanan BBM bersubsidi kepada masyarakat Manokwari semakin optimal.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung percepatan penerapan regulasi yang dapat meningkatkan layanan BBM subsidi bagi masyarakat Manokwari,” tukasnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk, layanan, maupun informasi terkait Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (Humas Pertamina)







