Lewati ke konten utama

Jembatan Garuda Perkuat Akses Warga Papua, Pangdam Cenderawasih Tinjau Langsung Pembangunan

Redaksi Fajar PapuaPenulis
21.23 WIT2 menit baca0 dibaca
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang saat meninjau pembangunan jembatan
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang saat meninjau pembangunan jembatanFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang meninjau sejumlah sasaran pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Distrik Nimboran dan Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam bersama rombongan meninjau Jembatan Garuda di Kampung Nimbokran, Kampung Nimbokran 1, Kampung Meyu hingga Kampung Genyem.

Di Kampung Genyem, Pangdam juga melakukan pengguntingan pita serta menyerahkan peralatan olahraga dan seragam sekolah kepada masyarakat dan anak-anak setempat.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjelaskan, pembangunan jembatan menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur di wilayah Papua yang diarahkan untuk membuka akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, serta menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Selain pembangunan jembatan, program tersebut mencakup penyediaan air bersih melalui sumur bor, pembangunan MCK, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan listrik, pembangunan koperasi desa hingga revitalisasi sekolah.

“Berbagai program pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, listrik, perekonomian dan kualitas kehidupan masyarakat di Papua,” ujar Pangdam.

Ia mengungkapkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Karena itu, keberadaan jembatan diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus membuka akses menuju berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Pangdam juga menyampaikan, pembangunan dilakukan bersamaan dengan berbagai kegiatan nonfisik, seperti pengobatan massal, sunatan massal, pembagian sembako, penyediaan sarana olahraga, pembagian kitab suci dan seragam sekolah hingga kegiatan bersama masyarakat dengan mengangkat budaya lokal.

“Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan warga di wilayah penugasan,” ungkapnya.

Melalui peninjauan langsung ke sejumlah sasaran, Pangdam XVII/Cenderawasih memastikan pelaksanaan program pembangunan terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

TNI AD melalui jajaran Kodam XVII/Cenderawasih berkomitmen mendukung pembangunan di Papua sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kehadiran nyata di tengah masyarakat. (hsb)