Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Minta Konflik Antar Kelompok di Wamena Segera Diselesaikan

image
imageFoto / NASIONAL
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com – Tokoh masyarakat Papua Pegunungan asal Kabupaten Lanny Jaya, Befa Yigibalom meminta pemerintah daerah segera merespons konflik antar kelompok yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Konflik yang terjadi beberapa waktu terakhir itu dilaporkan masih berlangsung dan telah menimbulkan korban jiwa.

Befa mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh intelektual, dan para pemimpin daerah untuk bersama-sama menghentikan konflik yang terjadi di Wamena dan wilayah Papua Pegunungan.

Ia juga mendukung ajakan Briur Wenda terkait rencana pertemuan para tokoh masyarakat se-Lanny Jaya di Wamena guna membahas situasi keamanan.

“Saya meminta seluruh tokoh masyarakat agar hadir dan bersama-sama melakukan komunikasi untuk mengendalikan situasi di Wamena. Besok atau paling lambat lusa kita harus berkumpul di Wamena untuk mulai melakukan komunikasi dan mengendalikan situasi yang terjadi,” tuturnya, Sabtu (16/5/2026).

Befa meminta Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya serta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan segera mengambil langkah nyata untuk meredam konflik.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan komunikasi dan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menciptakan perdamaian.

“Saya berharap seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat melalui pendekatan musyawarah dan dialog damai,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar situasi keamanan di Papua Pegunungan kembali kondusif.

“Kita berharap roh kedamaian masuk ke hati semua orang. Saya berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir di Wamena dan seluruh Papua Pegunungan,” ujarnya.

Befa menilai perang antarsuku tidak memberikan manfaat bagi siapa pun karena seluruh suku di Papua Pegunungan memiliki kekuatan yang sama.

“Tidak ada satu suku yang paling hebat perang. Semua suku sama-sama kuat. Karena itu perang ini tidak ada artinya dan sudah saatnya kita menyelesaikan semuanya,” tandasnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk membantu penyelesaian konflik yang terjadi.(hsb)