Jayapura, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura mengakui belum mampu melakukan perawatan maksimal terhadap Gedung Olahraga (GOR) Toware di Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, akibat keterbatasan anggaran.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura, Srihadi Pamenang mengatakan, minimnya anggaran membuat pemeliharaan fasilitas olahraga tersebut tidak dapat berjalan optimal, meski bangunan itu merupakan salah satu aset olahraga milik pemerintah daerah.
“Minimnya anggaran pada dinas kami membuat perawatan GOR Toware tidak bisa dilakukan secara maksimal. Anggaran perawatan ada ketika GOR Toware digunakan,” kata Srihadi Pamenang, Jumat (29/5).
Menurutnya, selama ini perawatan yang dilakukan hanya sebatas pemeliharaan dasar, seperti pembabatan rumput di sekitar area gedung dan pengecekan kondisi bangunan yang dilakukan satu kali setiap bulan.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah kerusakan ringan pada bangunan GOR Toware, termasuk kebocoran pada bagian atap yang direncanakan akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
“Kami tetap melakukan pengecekan rutin agar kerusakan tidak semakin parah, termasuk memperhatikan kondisi atap yang mengalami kebocoran,” ujarnya.
Srihadi juga menyebut rendahnya penggunaan GOR Toware menjadi salah satu penyebab minimnya perhatian terhadap fasilitas tersebut.
Lokasi gedung yang cukup jauh dinilai membuat masyarakat maupun penyelenggara kegiatan olahraga kurang berminat memanfaatkan venue tersebut.
“GOR Toware ini tidak banyak digunakan untuk kegiatan karena jarak yang cukup jauh sehingga kurang diminati masyarakat maupun penyelenggara kegiatan olahraga,” ungkapnya.
Kondisi ini menimbulkan sorotan terkait pengelolaan aset olahraga daerah.
Di satu sisi pemerintah mampu membangun fasilitas olahraga dengan anggaran besar, namun di sisi lain terkendala dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap layak digunakan masyarakat. (hsb)

