Jayapura, fajarpapua.com - Sebanyak 11 unit ruko Koperasi Den Zipur 10/KYD dan satu pos penjagaan di kawasan Waena, Kota Jayapura, ludes terbakar, Sabtu (9/5).
Personel Polresta Jayapura Kota bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran tersebut.
Kapolsek Heram Iptu Andry Rihulay bersama personel mendatangi lokasi usai menerima laporan masyarakat terkait kebakaran di kawasan Den Zipur 10/KYD.
Setibanya di lokasi, personel kepolisian melakukan pengamanan area, membantu proses evakuasi warga serta mengatur arus lalu lintas guna memperlancar proses pemadaman.
Kebakaran diduga berasal dari ruko nomor 5 milik Samsul Aim setelah saksi melihat asap muncul dari bagian plafon bangunan. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain sehingga masyarakat bersama anggota piket Den Zipur 10/KYD berupaya melakukan pemadaman sambil menunggu bantuan tambahan.
Polisi mengerahkan kendaraan AWC milik Polresta Jayapura Kota bersama AWC Polda Papua untuk membantu proses pemadaman api. Selanjutnya personel Piket Fungsi Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Pamapta II Ipda Febri Tamimi S.Tr.Ik melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta memastikan masyarakat berada pada jarak aman dari titik kebakaran.
Upaya pemadaman turut dibantu Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, AWC Brimob Polda Papua serta personel gabungan lainnya hingga api berhasil dipadamkan.
“Dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun 11 unit ruko dan satu pos penjagaan rusak berat,” ujar Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen melalui Kapolsek Heram Iptu Andry Rihulay, Minggu (10/5/2026).
Iptu Andry menuturkan, personel Polresta Jayapura Kota bergerak bersama instansi terkait guna membantu proses penanganan kebakaran sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Setelah kami menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi serta mendukung pemadaman api bersama pihak terkait. Syukur api berhasil dipadamkan dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tuturnya.
Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan guna mengetahui sumber api secara pasti.
Masyarakat juga diimbau untuk memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi aman guna mencegah kebakaran akibat korsleting listrik. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian melalui layanan 110 ataupun pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.(hsb)

