Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tuntut Penyelesaian Tanah, Warga Palang Dua Fasilitas Umum di Jayapura

image
imageFoto / NASIONAL
Redaksi2 menit baca7 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com – Aksi pemalangan yang terjadi di dua fasilitas umum di Kabupaten Jayapura, Papua, yakni SD Inpres Doyo Baru dan Kantor Distrik Sentani Kota, diduga dipicu oleh keinginan masyarakat untuk bertemu langsung dengan pemerintah daerah.

Informasi yang dihimpun, warga yang melakukan pemalangan tidak serta-merta menutup akses tanpa alasan.

Mereka menyampaikan aspirasi agar pihak pemerintah daerah hadir secara langsung untuk melakukan dialog terkait persoalan yang belum terselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, aparat dari Polres Jayapura melalui Satuan Samapta turun ke lapangan untuk melakukan pendekatan persuasif.

Kasat Samapta Polres Jayapura, Slamet Pahono, mengatakan saat dilakukan komunikasi di lokasi pertama, yakni SD Inpres Doyo Baru, masyarakat menyampaikan secara terbuka alasan di balik aksi pemalangan.

“Warga meminta agar pemerintah daerah dapat hadir langsung untuk berdialog dengan mereka,” ujarnya.

Setelah melakukan komunikasi, personel kemudian bergerak ke lokasi kedua di Kantor Distrik Sentani Kota.

Di lokasi tersebut, polisi melakukan pembongkaran palang secara tertib guna memastikan aktivitas pelayanan publik dapat kembali berjalan.

Kapolres Jayapura, Dionisius V. D. P. Helan, melalui Kasat Samapta menegaskan pihaknya tetap mengedepankan langkah humanis dalam menangani situasi di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah agar persoalan yang menjadi pemicu pemalangan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Polres Jayapura memastikan akan terus hadir sebagai mediator untuk menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mendorong penyelesaian masalah melalui dialog terbuka. (hsb)