Timika, fajarpapua.com – Aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menyisahkan duka mendalam. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 11 warga sipil, yang disebut seluruhnya perempuan, diduga menjadi korban aksi penembakan dan penculikan. Mereka kemudian dibawa ke kawasan hutan di sekitar Bandara Baru Noema.
Informasi yang diterima fajarpapua.com menyebutkan, dua orang ibu yang disebut berusaha melindungi anak perempuan mereka dari aksi penculikan ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Salah satu korban, NM (47), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban mengalami luka tembak pada bagian perut.
Sementara korban lainnya, IA, ditemukan dalam kondisi selamat di dasar jurang. Ia mengalami patah kaki akibat kejadian tersebut.
Jenazah NM selanjutnya dievakuasi oleh aparat gabungan TNI-Polri menuju Kampung Pilikogom untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, sebanyak sembilan perempuan lainnya hingga kini masih belum ditemukan dan diduga dibawa oleh kelompok yang melakukan aksi tersebut.
Aparat gabungan TNI-Polri dilaporkan telah bergerak melakukan pencarian terhadap sembilan korban sekaligus berupaya membebaskan mereka.
Peristiwa ini kembali menambah daftar aksi kekerasan terhadap warga sipil di wilayah pedalaman Papua Tengah. Masyarakat setempat berharap aparat dapat segera menemukan sembilan perempuan yang masih belum diketahui keberadaannya dan memastikan keselamatan seluruh korban.(red)















