Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Polres Jayapura Amankan Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Seorang Pemuda

image
imageFoto / EDITORIAL
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com– Sat Reskrim Polres Jayapura bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan yang berujung meninggalnya seorang pemuda di wilayah Hawai, Kabupaten Jayapura.

Korban berinisial EA (23), seorang pelajar/mahasiswa yang berdomisili di BTN Puskopad Hawai Sentani. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kekerasan fisik hingga akhirnya meninggal dunia.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Selasa malam (21/4) sekitar pukul 22.00 WIT di depan Bank Mandiri Sosial, Kabupaten Jayapura.

“Tim Opsnal Sat Reskrim bergerak berdasarkan informasi di lapangan. Setelah dilakukan pemantauan dan pembuntutan, dua pelaku berhasil diamankan saat berada di lokasi tersebut tanpa perlawanan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat tim setelah melakukan pengembangan dari laporan polisi Nomor LP/B/242/III/2026/SPKT/Polres Jayapura/Polda Papua tertanggal 9 Maret 2026.

Sebelumnya, tim sempat bergerak ke wilayah Yahim guna mencari informasi terkait keberadaan pelaku sebelum akhirnya mengarah ke BTN Matoa.

“Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam peristiwa pengeroyokan di depan Lapangan Futsal Bustomi, kawasan Hawai Sentani. Insiden bermula dari adu mulut antara korban dan para pelaku saat sama-sama melintas sepulang dari acara goyang (Kewa) pada pukul 05.30 WIT, kemudian berujung aksi kekerasan secara bersama-sama,” bebernya.

Dua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial G.S.B.M. (25) dan A.J.M.S. (24). Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian.

“Para pelaku sudah mengakui perbuatannya. Saat ini keduanya diamankan di Mapolres Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Polres Jayapura terus melakukan pengembangan kasus, termasuk pencarian barang bukti yang diduga dibuang di sekitar lokasi kejadian serta memburu pelaku lain yang masih melarikan diri.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi persoalan sepele yang dapat berujung tindak pidana.

“Setiap permasalahan ada jalannya. Kekerasan bukan solusi, justru akan membawa konsekuensi hukum yang berat,” pungkasnya.(hsb).