Lewati ke konten utama

Beredar Berita Hoax Anak Meninggal Dunia Karena Makan Makanan Bergizi Gratis, Ini Fakta Sebenarnya

Redaksi FPPenulis
17.05 WIT1 menit baca69 dibaca
IMG 20250220 WA0008
IMG 20250220 WA0008Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Kembali berita bohong atau hoax beredar di Media Sosial (Medsos) terkait seorang anak SD yang dikabarkan meninggal dunia akibat makan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Kubuwage, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan. Informasi tersebut tersebar melalui salah satu akun Medsos.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, terungkap fakta bahwa anak SD tersebut, yang berinisial ERM (13), meninggal dunia pada 17 Februari 2025, dan penyebabnya bukanlah program MBG.

"Dipastikan bahwa berita yang tersebar di Medsos adalah hoax. Tujuannya untuk menyudutkan atau menolak program MBG, bahkan memprovokasi masyarakat agar menentang program ini," tegas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Candra Kurniawan.

Candra menjelaskan, di Kabupaten Boven Digoel tidak ada kampung bernama Kubuwage seperti yang disebutkan dalam berita hoax tersebut. Yang ada adalah Kampung Kabuwage di Distrik Firiwage. Selain itu, program MBG juga belum dilaksanakan di wilayah tersebut, sehingga tidak mungkin menjadi penyebab kematian anak tersebut.

"Saat ini, penyebab meninggalnya anak itu masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Boven Digoel," tutup Candra. (ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.