Lewati ke konten utama

Polsek Miru Kejar Pelaku Penganiayaan Petugas Sampah, Identitas Terduga Pelaku Sudah Diketahui

Redaksi FPPenulis
02.15 WIT2 menit baca44 dibaca
IMG 20250217 WA0021
IMG 20250217 WA0021Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa


Timika, fajarpapua.com – Jajaran Polsek Mimika Baru (Miru) masih terus memburu pelaku penganiayaan terhadap Viktor, petugas sampah di Jalan WR Supratman, Timika, yang terjadi pada Kamis (13/2) lalu.

Kapolsek Miru melalui Kanit Reskrim, Iptu I Ketut Siartika menyatakan pihaknya sedang giat melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. "Dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi, ada perkembangan yang kami dapatkan untuk mencari pelaku," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/2).

Kanit Reskrim mengungkapkan, tiga orang sempat diamankan tidak jauh dari TKP setelah kejadian. Namun, setelah diperiksa, ketiganya bukan pelaku meski diduga memiliki informasi tentang identitas pelaku. "Ketiganya sudah dibebaskan karena tidak terlibat langsung, tapi mereka dalam keadaan mabuk dan diduga ada kaitannya dengan kejadian," jelasnya.

Dari interogasi terhadap ketiga orang tersebut, polisi berhasil mengantongi satu nama terduga pelaku. Namun, setelah dilakukan pengecekan, nama tersebut tidak valid. "Ada satu nama yang disebut, yaitu oknum honorer di Pemda, tapi setelah kami kroscek, ternyata tidak ada. Kami juga mendapatkan sebuah foto, tetapi korban tidak bisa mengonfirmasi karena lupa. Ketiga orang yang kami periksa juga menyatakan bukan pelakunya," paparnya.

Kanit Reskrim menambahkan, pengungkapan kasus ini menghadapi kendala karena minimnya saksi dan korban yang tidak bisa mengingat dengan jelas pelaku. "Kami agak kesulitan. Jika korban bisa mengidentifikasi pelaku, kami akan segera mengamankan orang tersebut. Keterangan korban menjadi dasar kami untuk mempertemukan kedua belah pihak," tandasnya. (ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.