Lewati ke konten utama

98 Prajurit TNI AD Resmi Sandang Pangkat Sersan Dua di Rindam XVII/Cenderawasih

Redaksi Fajar PapuaPenulis
16.55 WIT2 menit baca67 dibaca
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang saat memimpin pelantikan prajurit TNI AD
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang saat memimpin pelantikan prajurit TNI ADFoto / Pendidikan
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Sebanyak 98 prajurit TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Rindam XVII/Cenderawasih.

Upacara penutupan pendidikan dipimpin Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Senin (26/10/2026). Bertindak sebagai Komandan Upacara, Letkol Inf Apit Yulianto yang menjabat Dansecaba Rindam XVII/Cenderawasih.

Prosesi penutupan ditandai dengan pernyataan resmi penutupan pendidikan, penanggalan tanda siswa, penyematan tanda pangkat, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah kepada siswa terbaik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah prajurit dan penandatanganan berita acara penyumpahan sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD.

Dalam amanatnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menyandang pangkat Sersan Dua.

Ia menyampaikan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tersebut merupakan awal perjalanan pengabdian sebagai prajurit TNI AD dalam menjaga bangsa dan negara.

“Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan serta menyakiti hati rakyat maupun merusak citra TNI AD,” ujar Pangdam.

Pangdam juga memberikan apresiasi kepada Danrindam XVII/Cenderawasih beserta seluruh staf dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam menyelenggarakan pendidikan hingga berjalan sesuai rencana.

Pendidikan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2026 berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 1 September hingga 26 Oktober 2026. Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, para prajurit akan melanjutkan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) untuk meningkatkan kemampuan sesuai bidang tugasnya.

Sementara itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menyampaikan, penutupan pendidikan menjadi langkah awal bagi para Bintara untuk mengemban amanah sebagai prajurit TNI AD yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

Ia berharap seluruh prajurit senantiasa memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, terus meningkatkan kemampuan, serta mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, 98 prajurit diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan memantapkan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat.

Kodam XVII/Cenderawasih terus berkomitmen membentuk prajurit yang profesional, berintegritas, dan dekat dengan rakyat. Kehadiran TNI diharapkan tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mendukung kehidupan masyarakat yang aman dan sejahtera.

Upacara penutupan Dikmaba turut dihadiri Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, Danrindam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma, serta para pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih dan jajaran Rindam XVII/Cenderawasih.

(hsb)