Lewati ke konten utama

Kepsek SMK Negeri 1 Kuala Kencana Benarkan Dua Korban Pembunuhan di Bengkel SP 3 Adalah Siswanya

Redaksi Fajar PapuaPenulis
09.58 WITTrending3.400 dibaca
Dua siswa yang disebut menjadi korban pembunuhan ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah bengkel di kawasan Jalan Masuk Kompi B, Minggu (30/8).
Dua siswa yang disebut menjadi korban pembunuhan ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah bengkel di kawasan Jalan Masuk Kompi B, Minggu (30/8).Foto / Pendidikan
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Kuala Kencana, Selsius Aron, membenarkan dua pemuda yang ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel kawasan SP 3, Jalan Masuk Kompi B, Minggu (30/8) pagi, merupakan siswanya.

Kedua korban diketahui bernama Tardius Kogoya dan Nomison Genongga. Keduanya merupakan siswa kelas XII TKR B, jurusan Otomotif, yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Bengkel Mobil Sendang Jaya.

Selsius mengatakan, kedua siswa tersebut mulai menjalani magang di bengkel tersebut sejak 1 Juli 2026. Karena bengkel menyediakan kamar untuk tempat tinggal, keduanya diketahui bermalam di lokasi dan tidak pulang rumah.

"Mereka sedang praktek dan tinggal di bengkel itu karena disediakan kamar untuk tidur di situ, bermalam jadi tidak pulang rumah," tuturnya dikonfirmasi fajarpapua.com, Minggu (30/8).

Ia mengatakan, informasi mengenai meninggalnya kedua siswa tersebut diterima pihak sekolah melalui grup internal sekolah yang disampaikan oleh wakil kelas.

"Benar, di grup kami disampaikan wakil kelasnya seperti itu," katanya.

Sebelumnya, kedua siswa tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam bengkel. Informasi awal yang diterima menyebutkan keduanya mengalami luka serius pada bagian leher akibat benda tajam.

Sementara itu, Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard membenarkan kejadian tersebut.

"Sudah kami tangani," katanya melalui pesan singkat.

Hingga kini, kronologi lengkap kejadian, motif serta identitas pelaku masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Kasus tersebut saat ini ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab dan rangkaian kejadian yang menyebabkan kedua siswa tersebut meninggal dunia. (ron)