Timika, fajarpapua.com – Seorang remaja berinisial GAYR (19) tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan di kawasan Perumahan Hope, belakang BTS, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10).
Korban mengalami luka lebam di bagian belakang kepala. Setelah kejadian, korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas, namun nyawanya tidak tertolong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat kepolisian menerima laporan dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.13 WIT.
Sebelum kejadian, korban bersama sejumlah rekannya diketahui mengonsumsi minuman keras di kediaman seorang pria berinisial V di Perumahan Hope. Mereka kemudian melanjutkan aktivitas ke kawasan Kali Selamat Datang untuk berenang.
Saat masih berada di lokasi tersebut, korban bersama beberapa rekannya memutuskan kembali ke kawasan perumahan setelah mendapat informasi adanya perkelahian di tempat mereka sebelumnya berkumpul.
Setibanya di lokasi, salah seorang rekan korban mendapati korban telah terlibat perkelahian dengan V.
Tidak lama kemudian, anggota kepolisian datang dan menyampaikan informasi korban mengalami penganiayaan serta berada di RSMM Caritas. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pria berinisial V, yang berdasarkan informasi awal berdomisili di Perumahan Hope, disebut terlibat perkelahian dengan korban. Meski demikian, kronologi lengkap kejadian dan dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai motif kejadian maupun status hukum pria berinisial V.
Kasus tersebut diharapkan dapat diusut tuntas untuk mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut belum memberikan jawaban hingga berita ini dipublish. (ron)







