Jayawijaya, fajarpapua.com – Duka mendalam menyelimuti warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, setelah satu keluarga korban kebakaran ruko di Jalan Sulawesi dimakamkan dalam satu liang lahat, Selasa (31/3).
Keluarga tersebut adalah M. Faisal, S.E., yang diketahui merupakan Operator Siskohat Kementerian Haji Kabupaten Jayawijaya, bersama istri dan keempat anaknya.
Keenam jenazah itu dimakamkan dalam satu liang lahat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas ikatan keluarga yang tidak terpisahkan, bahkan hingga akhir hayat.

Prosesi pemakaman berlangsung haru. Isak tangis keluarga dan warga yang hadir pecah saat jenazah satu per satu dimasukkan ke dalam liang lahat yang sama.
Keputusan memakamkan dalam satu liang menjadi simbol kebersamaan keluarga tersebut yang meninggal dalam satu peristiwa tragis.
Seperti diketahui musibah kebakaran yang terjadi dini hari itu diketahui menewaskan total 11 orang.
Api dengan cepat melahap bangunan ruko yang juga dijadikan tempat tinggal warga.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil awal penyelidikan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, menyebut dugaan tersebut diperkuat oleh rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik,” ujarnya.
Api diduga cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam ruko, seperti pakaian dan kasur.
Kondisi tersebut membuat penghuni tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai menyebar.
Sebagian korban dilaporkan meninggal akibat keracunan asap, sementara lainnya mengalami luka bakar serius.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mendata seluruh korban dan kerugian yang ditimbulkan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. (mas)

