Lewati ke konten utama

Aske Mabel Ditangkap, Kapolda Papua Sampaikan Terima Kasih untuk Masyarakat

Redaksi FPPenulis
05.18 WIT2 menit baca64 dibaca
IMG 20250219 WA0087
IMG 20250219 WA0087Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Aske Mabel, mantan anggota Polri yang bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian.

Mabel, yang sebelumnya berpangkat Bripda, telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua sejak Juni 2024 setelah melarikan diri dari Polres Yalimo dengan membawa 4 pucuk senjata api dan sejumlah amunisi.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin mengungkapkan Aske Mabel merupakan mantan anggota Polri yang melarikan diri dengan membawa 4 pucuk senjata jenis AK1000 beserta magazen dan amunisi, baik amunisi tajam maupun hampa.

“Aske Mabel telah dikenakan sanksi etik sebagai anggota Polri dan diputus melalui sidang komisi etik dengan hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau dipecat dari dinas kepolisian. Selain itu, Mabel juga terlibat dalam beberapa aksi penembakan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo,” jelas Kapolda Papua saat memberikan keterangan pers di Mako Brimob Polda Papua, Rabu (19/2/2025).

Kapolda juga menambahkan Mabel dan kelompoknya diduga kuat terlibat dalam aksi-aksi kekerasan di Distrik Elelim dan Distrik Apalabsilik. Beberapa hari sebelumnya, salah satu anak buah Mabel, Nikson, telah berhasil ditangkap dengan membawa 2 pucuk senjata.

“Setelah dilakukan penyelidikan, terbukti bahwa kedua senjata tersebut adalah bagian dari senjata yang dibawa kabur oleh Aske Mabel. Pagi ini, berdasarkan laporan masyarakat, kami akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan Mabel di salah satu wilayah Kabupaten Yalimo,” ujar Kapolda.

Operasi penangkapan ini melibatkan gabungan tim dari Satgas Damai Cartenz, anggota Polda Papua, Polres Yalimo, serta Brimob Polda Papua. Berkat kerjasama dengan masyarakat, keberadaan Mabel berhasil dilacak dan dia diamankan dengan ditemukannya 4 pucuk senjata api.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Ini membuktikan bahwa kerjasama antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menangani kasus-kasus seperti ini,” tambah Kapolda.

Dengan ditangkapnya Aske Mabel, diharapkan dapat mengurangi aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok KKB di wilayah Yalimo dan sekitarnya. (hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.