Sentani, fajarpapua.com – Seorang pemuda berinisial TD (20) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area pembatas lantai dua di samping tempat tinggalnya di kawasan Jalan Tabita, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (25/8/2026).
Penemuan tersebut langsung direspons Polres Jayapura melalui piket fungsi bersama Unit Identifikasi Satreskrim dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Penanganan di TKP dipimpin Perwira Pengawas Ipda Sudirman bersama personel piket fungsi Reskrim dan Unit Identifikasi Polres Jayapura.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan, polisi langsung merespons laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga yang meninggal dunia.
“Setelah kami menerima informasi penemuan seorang warga yang meninggal dunia, personel piket Reskrim bersama Tim Identifikasi Polres Jayapura segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP,” ujar Axel.
Menurutnya, sekitar pukul 08.00 WIT petugas menerima laporan mengenai penemuan seorang warga yang telah meninggal dunia di kawasan Tabita. Selanjutnya, sekitar pukul 08.10 WIT, personel piket Reskrim bersama Tim Identifikasi bergerak menuju lokasi.
Setibanya di TKP, petugas menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap kondisi korban serta lingkungan sekitar untuk kepentingan penyelidikan.
“Setelah proses olah TKP, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Yowari untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga,” katanya.
Axel menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Polres Jayapura telah mengambil langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, termasuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut,” bebernya. (hsb)









