Lewati ke konten utama

Bupati Mimika Ajak Pemuda jadi Penggerak Pembangunan di Daerah

Redaksi Fajar PapuaPenulis
08.29 WIT2 menit baca176 dibaca
Foto bersama
Foto bersamaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, Fajarpapua.com- Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak pemuda Mimika menjadi penggerak perubahan dan pembangunan di daerah pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Mimika, Papua Tengah dilaksanakan di di Kampung Potowaiburu, Distrik/kecamatan Mimika Barat Jauh.

Johannes Rettob di Potowaiburu ,Rabu mengajak pemuda di wilayah itu tampil sebagai pelaku dan penggerak perubahan di daerahnya masing-masing.

"Generasi muda Mimika agar memiliki kesiapan menghadapi perubahan zaman. Pendidikan, keterampilan, kreativitas dan kewirausahaan harus menjadi bekal bagi pemuda untuk membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.

‎Pemuda Mimika didorong tidak hanya menunggu kesempatan, tetapi mampu menciptakan peluang dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, pemuda juga diingatkan agar menjadi pengguna informasi yang cerdas dan bertanggung jawab. Generasi muda juga diajak untuk menjauhi narkoba, kekerasan, perundungan, serta tidak mudah menyebarkan berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi. ‎ ‎“Jangan menunggu menjadi pemimpin untuk mulai berbuat baik. Mulai lah dari hal sederhana, disiplin waktu, bertanggung jawab, saling menghormati, dan menyelesaikan perbedaan dengan dialog.” ajaknya. ‎ Masa depan Mimika tidak dapat dibangun oleh pemerintah sendirian, tetapi diperlukan kolaborasi, kepedulian dan kontribusi seluruh masyarakat agar pembangunan dapat berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat bagi semua. ‎ ‎Hari Sumpah Pemuda ini juga menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat persatuan sekaligus memperkuat komitmen bersama bahwa kemajuan Mimika harus dibangun dari seluruh wilayah. Pemuda diharapkan sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

‌‎Perbedaan suku, bahasa, adat istiadat dan latar belakang bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah. Ia mengatakan pemilihan Distrik Mimika Barat Jauh sebagai lokasi upacara bukan sekadar pilihan tempat, tetapi memiliki pesan penting tentang arah pembangunan Mimika. ‎ "‎Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Kehadiran pemerintah dan manfaat pembangunan harus dapat dirasakan masyarakat hingga kampung-kampung, termasuk wilayah pesisir dan pedalaman," ujarnya.

Seluruh pemuda di Mimika memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang, memperoleh pendidikan, meningkatkan keterampilan, berprestasi dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Pemkab Mimika merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kampung Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh. Sebuah distrik/kecamatan yang letaknya sangat jauh dari Kota Timika karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.