Lewati ke konten utama

Polisi Ungkap Kronologi Pesawat Caravan Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai, Dua Penumpang Terluka

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.10 WIT2 menit baca1.728 dibaca
Tampak pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air yang tergelincir hingga masuk ke area rawa-rawa di sisi landasan Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (24/10) pagi.
Tampak pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air yang tergelincir hingga masuk ke area rawa-rawa di sisi landasan Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (24/10) pagi.Foto / Papua Tengah
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (24/10) pagi. Insiden tersebut menyebabkan dua anggota TNI mengalami luka-luka, sementara penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofian Corneles A. Samakori, membenarkan kejadian tersebut. Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

“Benar. Tadi pagi ada pesawat tergelincir. Tidak ada korban jiwa. Tapi ada dua orang dilaporkan terluka,” ungkap Kapolres ketika dikonfirmasi fajarpapua.com.

Kapolres menjelaskan, pesawat tersebut dipiloti Captain Riza dengan kopilot Captain Andi. Pesawat dilaporkan mendarat di Bandara Bilorai sekitar pukul 08.30 WIT dengan membawa delapan penumpang.

“Jadi penumpang pesawat ini ada tiga anggota Koramil 1718/Sugapa, satu anggota Polres Intan Jaya, dan empat lainnya masyarakat sipil,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan awal, insiden terjadi saat pesawat melakukan pendaratan. Pilot mengaku tidak menyangka ban pesawat terlepas ketika menyentuh landasan.

Sementara itu, penumpang lain mengaku mendengar bunyi disertai hentakan dari bagian bawah pesawat ketika hendak mendarat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang menyebabkan pesawat keluar dari jalur pendaratan.

Kapolres menyebutkan, pilot kemudian membelokkan kemudi ke arah kiri hingga pesawat masuk ke area rawa-rawa di sisi landasan. Sebelum kejadian, tidak dilaporkan adanya tanda peringatan dari dalam pesawat.

Akibat insiden tersebut, pesawat mengalami kerusakan. Dua anggota TNI juga dilaporkan terluka, yakni Serka Matheus yang mengalami luka di bagian pinggang dan Koptu Johar mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Kapolres mengatakan, personel kepolisian langsung diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi setelah menerima laporan kejadian.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tergelincirnya pesawat tersebut, termasuk adanya informasi ban pesawat yang dikabarkan lepas ketika hendak melakukan pendaratan,” ujarnya. (ron)