Lewati ke konten utama

15 Dokter Spesialis dan 80 Dokter Umum Layani Warga Mapurujaya, IDI Timika Perluas Akses Kesehatan

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.21 WIT2 menit baca6 dibaca
Ketua IDI Cabang Timika, dr. Enny Kenangalem
Ketua IDI Cabang Timika, dr. Enny KenangalemFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika menghadirkan sekitar 15 dokter spesialis dan 80 dokter umum dalam kegiatan Bakti Sosial Pekan Bakti Noken Medis di Puskesmas Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IDI ini bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai bidang spesialisasi.

Ketua IDI Cabang Timika, dr. Enny Kenangalem, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan IDI Wilayah Papua dan IDI Cabang Timika sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT organisasi profesi kedokteran itu.

Saat diwawancarai wartawan Fajarpapua.com seusai pembukaan kegiatan, Enny menjelaskan persiapan telah dilakukan sejak 8 Agustus 2026 melalui pembentukan panitia, koordinasi lintas sektor, serta komunikasi dengan berbagai pihak pendukung.

“Kami mengundang masyarakat untuk datang memanfaatkan pelayanan yang tersedia. Ada sekitar 15 dokter spesialis dan 80-an dokter umum yang hadir untuk kegiatan bakti sosial ini,” ujarnya.

Enny menjelaskan, pelayanan diawali dengan pemeriksaan umum untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kesehatan pasien. Jika ditemukan masalah yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan diarahkan kepada dokter spesialis sesuai indikasi medis.

Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan malaria secara gratis serta pemeriksaan kimia darah, seperti kolesterol, asam urat, dan gula darah.

Selain melayani warga yang datang langsung, panitia berkoordinasi dengan Puskesmas Mapurujaya untuk mengidentifikasi pasien yang membutuhkan pelayanan spesialis berdasarkan data pelayanan kesehatan sejak September 2026.

Perhatian khusus diberikan kepada balita, ibu hamil, dan lanjut usia yang memiliki masalah kesehatan. Sebagian warga dijemput menggunakan ambulans puskesmas agar lebih mudah menjangkau lokasi pelayanan.

Menurut Enny, langkah tersebut dilakukan agar warga yang telah teridentifikasi membutuhkan penanganan medis bisa memperoleh pelayanan sesuai kondisi masing-masing.

Ia turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, puskesmas, aparat keamanan, organisasi profesi, serta sponsor yang membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Sejumlah mitra juga memberikan dukungan berupa konsumsi dan paket kebutuhan masyarakat untuk menunjang pelaksanaan bakti sosial.

Enny berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum bagi para dokter untuk hadir langsung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga berharap pelayanan kesehatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala sehingga masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan mendapatkan pemeriksaan medis, termasuk pelayanan dokter spesialis.

Melalui Pekan Bakti Noken Medis, IDI Cabang Timika berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Mimika.(CR)