Timika, fajarpapua.com – Aparat gabungan TNI dan Polri memperketat pengamanan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sebanyak 160 personel dikerahkan untuk melakukan razia menyusul perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (2/9). Usai apel, seluruh personel bergerak menuju sejumlah titik yang telah ditentukan untuk melaksanakan pemeriksaan.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado, mengatakan pengerahan personel merupakan tindak lanjut atas situasi keamanan di Kwamki Narama.
Menurutnya, razia tidak hanya menyasar barang-barang yang berpotensi digunakan untuk melakukan kekerasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat tindak pidana, khususnya kasus pembunuhan.
“Personel gabungan sebanyak 160 orang melaksanakan sweeping di sejumlah titik yang sudah ditentukan. Selain itu, dilakukan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan,” kata Amir kepada wartawan usai apel.
Ia menjelaskan, operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Mimika bersama Wakapolres Mimika. Sasaran utama razia berupa senjata tajam serta berbagai perlengkapan yang dapat dikategorikan sebagai alat perang.
Amir menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan pada Rabu (2/9), tetapi akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kwamki Narama.
“Untuk pemeriksaan alat-alat tajam dan alat-alat perang akan dilakukan secara menyeluruh. Kegiatan ini akan terus berlanjut sampai Minggu depan,” ujarnya. Selain menyasar barang-barang berbahaya, aparat juga akan menindaklanjuti informasi terkait dugaan tindak pidana yang terjadi di wilayah tersebut.
Polisi memastikan proses penegakan hukum terhadap pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana tetap dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (ron)








