Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Wamenlu RI Ungkap Strategi Jitu Lindungi Selat Malaka dari Ancaman Global

Wamenlu RI Ungkap Strategi Jitu Lindungi Selat Malaka dari Ancaman Global
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jakarta, Fajar Papua - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arif Havas Oegroseno, mengungkapkan langkah strategis Indonesia dan negara-negara kawasan dalam menjaga keamanan dan stabilitas Selat Malaka. Ia menegaskan bahwa upaya tersebut penting agar Selat Malaka tidak menjadi 'The Next Hormuz', sebuah kawasan rawan konflik seperti yang terjadi di Selat Hormuz beberapa waktu lalu.

Havas menjelaskan bahwa pengelolaan Selat Malaka melibatkan kerjasama intensif antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Mereka rutin mengadakan pertemuan teknis yang membahas aspek keamanan navigasi, termasuk penggunaan peta elektronik dan sistem peringatan dini untuk memastikan keselamatan kapal yang melintas di kawasan strategis ini. "Ada pertemuan reguler antara Dirjen Perhubungan Laut yang membahas safety of navigation," ujarnya saat menghadiri simposium implementasi UNCLOS di Jakarta, Senin (18/5).

Dalam konteks geopolitik global, Havas menyebutkan bahwa Indonesia berkomitmen mengundang negara-negara pengguna Selat Malaka untuk turut berkontribusi dalam pengelolaan kawasan tersebut. Melalui mekanisme kerjasama yang disebut cooperative mechanism, negara-negara tersebut dapat membantu mengatur lalu lintas kapal dan meningkatkan keamanan. "Kontribusi mereka meliputi penggunaan electronic chart, pemberian tanda bahaya, serta penyediaan informasi arus laut," jelasnya.

Strategi ini menjadi bagian dari upaya Indonesia menjaga stabilitas kawasan yang pernah mengalami insiden pencemaran dan gangguan pelayaran, seperti tenggelamnya kapal Jepang, Showa Maru, di Selat Malaka pada 1973. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Selat Malaka tetap aman dan tidak menjadi pusat konflik seperti yang pernah terjadi di Selat Hormuz, yang kini menjadi perhatian dunia karena ketegangan geopolitik dan minyak mentah yang melimpah.