Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

WHO Umumkan 906 Kasus Suspek Ebola Strain Bundibugyo di DRC

WHO Umumkan 906 Kasus Suspek Ebola Strain Bundibugyo di DRC
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca12 kali dibaca

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan adanya sebanyak 906 kasus suspek Ebola strain Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo (DRC), termasuk 223 kematian yang diduga terkait dan sedang dalam proses penyelidikan. Wabah ini kini menjadi perhatian internasional karena penyebarannya yang cukup luas dan tingkat kematian yang tinggi.

Penambahan jumlah kasus ini mencerminkan situasi darurat yang semakin kompleks, terutama mengingat strain Bundibugyo termasuk jenis langka yang hingga saat ini belum memiliki vaksin khusus. WHO melaporkan bahwa wabah ini sudah berlangsung sejak awal Mei lalu di wilayah timur DRC dan juga menyebar ke Uganda, dengan total 125 kasus Ebola yang dikonfirmasi dan 17 kematian di wilayah tersebut.

Meski begitu, WHO menegaskan bahwa tidak ada penularan secara komunitas yang dilaporkan di Uganda, meskipun terdapat tujuh kasus yang dikonfirmasi di sana, tiga di antaranya berasal dari DRC. Pemerintah Uganda pun melaporkan adanya sembilan kasus terkonfirmasi hingga Jumat, sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penyebaran lebih luas.

Ketua Tim Patogen Ancaman Tinggi WHO, Anais Legand, menyatakan bahwa tingkat kematian akibat infeksi Ebola strain ini berkisar antara 30 hingga 50 persen, menandakan risiko yang sangat tinggi. Ia menambahkan bahwa pengujian laboratorium sedang diperkuat dan diharapkan hasil dari sampel yang tertunda akan diperoleh dalam beberapa hari ke depan untuk memperkaya data dan memperbaiki strategi penanganan.

WHO pun menyatakan bahwa wabah ini telah dinyatakan sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat internasional, mengingat lamanya wabah tidak terdeteksi dan penyebarannya di daerah padat penduduk. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran akan tantangan dalam pelacakan dan isolasi individu terinfeksi, serta potensi penyebaran yang lebih luas di masa mendatang.

WHO Umumkan 906 Kasus Suspek Ebola Strain Bundibugyo di DRC | Fajar Papua