Lewati ke konten utama

Kurang dari Tiga Jam, Dua Kasus Pembacokan Terjadi di Merauke

Redaksi FPPenulis
05.38 WIT2 menit baca77 dibaca
IMG-20251102-WA0073
IMG-20251102-WA0073Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com — Dua kasus pembacokan terjadi dalam waktu kurang dari tiga jam di dua lokasi berbeda di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Minggu (2/11).

Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya aksi kekerasan di jalanan.

Kasus pertama terjadi di Jalan Kuda Mati, saat seorang warga tiba-tiba diserang dengan senjata tajam oleh pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Tidak lama berselang, sekitar tiga jam kemudian, peristiwa serupa kembali terjadi di Jalan Transito arah Gudang Arang, tepat sebelum kawasan TFT Merauke.

Kedua kejadian itu dilaporkan terjadi hampir berurutan pada sore hingga malam hari. Aparat kepolisian setempat masih mengumpulkan keterangan saksi dan memastikan hubungan antara kedua kasus tersebut.

Polres Merauke sebelumnya pernah menegaskan bahwa wilayah Jalan Kuda Mati dan Jalan Transito termasuk daerah rawan konflik warga dan tindak kriminalitas.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus pembacokan juga pernah terjadi di lokasi yang sama. Salah satunya pada 2023, pertikaian warga di Jalan Kuda Mati mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Polisi juga menyebut faktor pengaruh minuman keras dan emosi spontan sering menjadi pemicu utama terjadinya kekerasan jalanan di wilayah Merauke, sebagaimana dilaporkan Papua Selatan Pos.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif, identitas pelaku, serta kondisi korban dari dua insiden tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama di kawasan rawan seperti Jalan Kuda Mati, Jalan Transito, dan sekitarnya. (red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.