Lewati ke konten utama

TPNPB OPM Eksekusi Tukang Ojek yang Dicurigai Intelijen Aparat Keamanan

Redaksi FPPenulis
19.57 WIT1 menit baca7 dibaca
IMG 20250221 WA0043
IMG 20250221 WA0043Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap seorang tukang ojek di sekitar Pelabuhan Aikai, Distrik Enarotali Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/2) pukul 06.00 WIT.

TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai mengaku pembunuhan dilakukan karena korban dicurigai sebagai intelijen aparat keamanan yang menyamar menjadi pengojek.

Jubir TPNPB OPM Sebby Sambom melalui siaran persnya mengatakan, pihaknya telah menerima laporan resmi dari TPNPB OPM wilayah Paniai terkait peristiwa itu.

Dikatakan, para kombatan TPNPB menyatakan tukang ojek dieksekusi mati karena dicurigai sebagai intelejin aparat keamanan.

"Ini bagian dari peringatan kami agar di wilayah konflik tidak ada warga yang berkeliaran, baik itu tukang ojek, suster, mantri, guru dan sebagainya," katanya.

Sebby menegaskan pihak TPNPB OPM sudah mengambil keputusan bagi masyarakat selain Papua untuk meninggalkan daerah konflik dan kembali ke daerahnya masing-masing.

"Kami sudah ambil keputusan siapapun yang datang ke daerah konflik tidak usah masuk kedaerah konflik, cari apa anda. Kembali kedaerah anda cari makan disana,"tegasnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.