Lewati ke konten utama

Klaim Sebagai Prajurit Terbaik, Dua Anggota OPM Tewas Ditembak di Distrik Gome Puncak Papua

Redaksi FPPenulis
17.37 WIT1 menit baca27 dibaca
IMG 20241205 WA0008
IMG 20241205 WA0008Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Dua Anggota TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya tewas tertembak oleh pasukan militer Indonesia.

Jubir TPNPB Sebby Sambom mengatakan dalam laporan resmi yang disampaikan oleh pasukan TPNPB Kodap XXVII Sinak mengatakan bahwa pihaknya kehilangan dua prajurit terbaik.

"Kami telah kehilangan dua prajurit terbaik saat terjadi baku tembak antara pasukan kami dengan Militer Pemerintah Indonesia di Distrik Sinak pada hari ini Rabu, 0L4 Desember 2024 sekitar jam 13.50wit," ujarnya.

Lanjut Sebby, aksi baku tembak tersebut terjadi selama 1 jam lebih .

"Kami sangat bangga bahwa 2 prajurit tersebut dengan gigihnya mampu melawan ratusan militer Indonesia yang saat itu telah mengepung kedua pasukan kami dan mampu bertahan di medan perang walaupun telah dikepung. Sementara sebuah pistol dan amunisi telah diambil oleh aparat militer Indonesia," ungkapnya.

Ia menambahkan, perjuangan kemerdekaan bangsa Papua harus dibayar dengan nyawa dan air mata.

"Kami dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengumumkan kepada pasukan TPNPB di 36 Kodap setanah Papua, diplomat dan seluruh pejuang dan rakyat Papua sebagai duka nasional," pungkasnya (moa)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.