Lewati ke konten utama

Sudah Dua Bulan Obat Parasetamol Disejumlah Puskesmas di Kabupaten Jayapura Kosong

Redaksi FPPenulis
06.05 WIT1 menit baca18 dibaca
IMG 20240710 WA0031
IMG 20240710 WA0031Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Sudah sejak dua bulan terakhir, persediaan beberapa obat-obatan termasuk parasetamol di Puskesmas di wilayah Kabupaten Jayapura kosong.

,
“Untuk persediaan beberapa jenis obat-obatan di Puskesmas memang ada yang kosong karena sulit dibeli. Tapi secara umum seluruh proses pembelian secara online di pabrik sudah disetujui,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang Sihotang, Rabu (10/7).

Edward Sihotang mengaku kekosongan beberapa obat-obatan seperti parasetamol terjadi karena dalam pendistribusiannya harus mengikuti prosedur yang ditentukan oleh pabrik.

“Ini menjadi tantangan karena parasetamol ini merupakan obat rutin yang digunakan masyarakat, sedangkan obat program seperti antibiotik, obat esensial masih tercukupi,” paparnya.

Lebih lanjut Edward menjelaskan, pihaknya bersyukur karena mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua saat mengalami kekurangan obat-obatan.

“Tapi memang ada beberapa obat yang kosong seperti parasetamol tablet, sirup. Kita sudah belanja, tapi terkendala pengiriman. Sebenarnya kita berharap triwulan kedua sudah masuk, tapi sampai sekarang belum juga tiba,”ul ujarnya.

Untuk mengatasi kekosongan obat tersebut, pihaknya telah menghimbau ke Puskesmas bisa membeli obat parasetamol dengan menggunakan dana JKN.

“Supaya obat ini tidak kosong, Puskesmas bisa belanja ke sarana swasta dengan dana JKN. Obat yang kosong ini adalah obat generik yang dibeli pemerintah,”ungkap Edward.(hsb).

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.