Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Sempat Tembus Rp 150 Ribu Perkilogram, Harga Cabe Rawit di Mimika Perlahan Mulai Turun

9fba2372 3906 49ab a3a5 c63cc5f581d2 1
9fba2372 3906 49ab a3a5 c63cc5f581d2 1Foto / MIMIKA
Redaksi FP1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah menyebutkan harga cabe rawit mulai menurun dari Rp150.000 menjadi Rp120.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika Petrus Pale Ambaa di Timika, Sabtu, mengatakan harga tersebut terjadi hanya pada saat hari raya Natal 2023 dan menjelang Tahun Baru 2024.

"Sekarang harga cabe rawit sudah mulai menurun dan kami akan terus mendorong melalui pengawasan terhadap distributor agar harga stabil kembali," katanya.

Menurut Pedagang Pasar Sentral Timika Suryani bahwa awal 2024 harga cabe rawit sudah mulai menurun karena hari raya telah selesai.

"Harga cabe rawit menurun mulai 5 Januari 2024, sebelumnya harganya Rp150.000 sekarang sudah Rp120.000 per kilogram," katanya.

Dia menjelaskan harga cabe keriting juga sudah mulai turun harganya dari Rp120.000 menjadi Rp80.000 perkilo gramnya.

"Untuk harga memang tidak dapat kita prediksikan, kadang-kadang naik nanti menurun lagi," ujarnya.

Dia menambahkan harga jeruk nipis mengalami kenaikan harga dari Rp50.000 menjadi Rp80.000 perkilo gramnya.

"Untuk harga komoditas yang cenderung stabil yakni bawang merah Rp50.000 per kilogram, tomat Rp30.000 dan bawang putih Rp40.000 per kilogram," katanya lagi.(ant)