Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Dari Pembukaan MTQ Ke XI Kabupaten Mimika, Wabup JR: Alquran Harus Diaplikasikan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat membuka kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Mimika.
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat membuka kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Mimika.Foto / MIMIKA
Redaksi4 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XI Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Mimika secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Johannes Rettob, Jumat (18/3) di Aula Gedung Serba Guna Masjid Ar Rahman Jalan Kartini Timika.

Dengan mengusung tema "Sarana Menciptakan Generasi Muda Qurani yang Cerdas dan Religius Sesuai Dengan Visi Misi Kabupaten Mimika, MTQ tahun ini diikuti sebanyak 293 peserta.

Pelaksanaan lomba pada 19 hingga 20 Maret 2022 akan digelar di Masjid Ar Rahman untuk cabang Tilawah, Tartil dan Hifdzil serta di Masjid At Taqwa memperlombakan Syarhil Quran, Fahmli Quran, Kaligrafi dan Karya Tulis Ilmiah.

Dalam sambutannya Ketua Panitia MTQ Ke XI Mimika, Absir Budi Hamzah, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh kegiatan tahunan itu

Dukungan yang diberikan pemerintah daerah bukan hanya dari segi pendanaan tetapi juga dari segi peningkatan kwalitas peserta maupun kwalitas dewan hakim.

Sementara Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Mimika yang diwakili H Akhir Iribaram mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini dinilai istimewa karena telah menggunakan sistem digital.

"ini sangat sejalan dengan program pemerintah kabupaten Mimika untuk menuju Mimika Smart City," ujarnya.

Dimana dalam penggunaan sistem digital ini upaya untuk membuat penjurian berjalan dengan baik, secara transparan, jujur termonitor , terbuka, terukur dan fair.

"Dengan demikian dampak dari sistem digital ini dapat meningkatkan semangat berkompetisi diantara para peserta pada generasi milenial yang cerdas dan religius sesuai dengan visi misi Kabupaten Mimika," katanya.

Dikatakan MTQ telah membudaya di tanah air, yang selalu membawa umat Islam untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca, mempelajari, memahami, mengamalkan dan mendakwahkan nilai-nilai Al Quran.

Dalam kesempatan tersebut Iribaram juga menyampaikan terimakasih serta meminta dukungan dari Pemda Kabupaten Mimika jika pada Tahun 2024, Mimika ditunjuk sebagai tuan rumah Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Papua.

"Kami berharap pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Papua di Jayapura pada Mei mendatang, perwakilan Pemda Mimika bisa mensupport Pemerintah Provinsi Papua untuk menunjuk Timika sebagai tuan rumah pelaksana MTQ ke 30 Tahun 2024," ungkapnya.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Lucas Yasi, menyatakan pihaknya mendukung penuh terselenggaranya agenda rutin tersebut.

"Saya berharap MTQ tidak hanya sebagai ajang lomba, adu kompetensi, tapi sebagai wada membentuk generasi Qurani. Bukan hanya sekedar membaca Al Quran tapi diharapkan agar lebih mencintai, memahami dan membumikan pesan-pesan yang terkandung didalamnya dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Dengan mewujudkan moderasi beragama, dalam mengisi pembangunan mental spiritual demi terciptanya generasi Qurani menuju Mimika yang rukun, maju dan berdaya saing.

"Marilah kita tanamkan nilai-nilai kedamaian yang terkandung dalam Al Quran, menjadikan spirit bagi umat Islam dan umat beragama untuk senantiasa hidup rukun, dan damai dalam bingkai Eme Neme Yauware," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob yang menegaskan momentum pelaksanaan MTQ agar dipergunakan dengan baik sesuai dengan kandungan ayat suci Al-Quran.

"Jangan hanya kita baca, jangan hanya kita hafal, tapi mari kita aplikasi kan di kehidupan sehari-hari. Saya harap perlombaan ini bukan perlombaan untuk menang kalah, tapi untuk menguji kemampuan kita untuk menjadi Qoriah yang baik," ujar Wabup.

Wabup JR juga mengingatkan kepada seluruh Umat Islam agar mengimani Al Quran dengan baik karena sumber hukum bagi alam semesta yang tidak hanya sekedar dibaca saja namun juga wajib untuk diamalkan.

"Menurut kajian empiris Al Quran ini disebut kan bahwa bagi umat Islam merupakan sumber dari pengembangan ilmu pengetahuan, hukum, politik, ekonomi, pendidikan sosial budaya, sekaligus juga bagi petunjuk bagi kita, terkhusus umat Islam," katanya.

Wabup JR juga memberikan apresiasi yang luar biasa atas terlaksananya kegiatan MTQ Tahun 2022 ini, yang dinilai semakin meningkat dari segi mutu dan kualitas.

"Kita harus tunjukkan kualitas kita termasuk para hakim dalam penilaian dengan baik jujur tanpa paksaan, sesuai dengan kualitas para hakim, Kita harus terus tingkatkan lembaga ini dengan baik dan terus berusaha membuat momen luar biasa dengan cara begini saya berharap LPTQ bisa menghasilkan qori yang baik," ungkapnya. (feb)