Timika, fajarpapaua.com - Untuk menikmati wisata alam yang asri dan memiliki konsep kearifan lokal, warga Kabupaten Mimika kini tidak perlu pergi jauh-jauh lagi.
Untuk menikmati kesegaran air alami dan pepohonan yang rindang dengan suasana yang masih asri, kini cukup datang ke Wisata Alam Baliem Waga-Waga yang terletak di Kompleks PT Inamco, Jalan Trans Nabire, Distrik Kuala Kencana.
Menandai dimulainya operasional wisata alam yang dikelola oleh kelompok usaha Baptis Mandiri Papua yang diketuai oleh Panius Kogoya tersebut pada Selasa (22/6) dilakukan acara syukuran.
Turut hadir dalam kegiatan adalah Komandan Satuan TNI/Polri, Ketua FKUB Mimika, Perwakilan PTFI, Asisten II Setda Mimika, Kepala Kantor SAR Timika dan sejumlah Kepala Kampung di Distrik Kuala Kencana.
Dandim 1710 Mimika, Letkol (Inf) Yoga Cahya Prasetya saat menyampaikan sambutan meminta kepada Pemda Kabupaten Mimika khususnya Dinas Pariwisata melihat potensi wisata Baliem Waga-Waga.
Menurutnya, dinas terkait harus dapat membantu mengembangkan potensi tempat wisata yang baru dibuka tersebut.
"Setidak-tidaknya di wilayah Timika sudah ada pariwisata yang bisa di datangi dan itu membawa kemaslahatan tersendiri khususnya bagi warga yang berada di wilayah sini," ujar Dandim Yoga.
Dandim Yoga mengungkapkan, lokasi wisata Baliem Waga-Waga dulunya, adalah wilayah semak belukar.
Namun berkat upaya Penius Kogoya dan anggota kelompok usaha Baptis Mandiri Papua saat ini bisa terbentang lokasi yang asri dan nyaman.
"Untuk merelokasi tempat yang dulunya ada deretan kandang ternak mereka meminjam dana di BRI Timika. Kandang ternak digeser kedalam dan aliran sungai kecil diperlebar sehingga terbentuklah lokasi wisata ini," terang Dandim Yoga.
Secara administrasi lanjutnya, pengelolaan lokasi wisata tersebut memang masih perlu bimbingan dari pihak terkait.
"Untuk bersama memajukan pariwisata yang sudah ada ini, menurut pandangan saya, harus ada peran dari Pemda Mimika misalnya dalam hal pengawasan serta pembinaan UMKM," jelas Dandim Yoga.
Menurutnya wisata alam Baliem Waga-Waga ini sangat potensial sebagai destinasi wisata alam unggulan untuk dikembangkan.
Hal ini jika melihat dari capaian retribusi yang berhasil dihimpun dalam seminggu yang bisa mencapai angka diatas 7 juta rupiah.
Sementara itu Ketua Kelompok Usaha Baptis Mandiri Papua, Panius Kogoya menambahkan semua yang dilakukan pihaknya adalah upaya memberi manfaat dan kesejahteraan bagi warga sekitar.
"Kami berupaya membuat ini untuk kesejahteraan masyarakat sekitar tanpa minta bantuan, semua kami lakukan atas dasar swadaya masyarakat dan peran mama-mama punya hasil. Kami mengharapkan agar semua ikut mengelola dengan baik dan menjaga," tambah Panius.
Menurutnya untuk membuat wisata lebih baik dan bagus diperlukan waktu yang lama dan pandangan serta dukungan dari semua kalangan termasuk Pemda Kabupaten Mimika. (feb)

