Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Orang Gila Resahkan Warga Timika, Keberadaan Dinas Sosial Dipertanyakan Warganet

Gila
GilaFoto / MIMIKA
fajar Papua3 menit baca6 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Jumlah orang gila atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Timika saat ini nampaknya semakin banyak dan dibiarkan berkeliaran di jalanan.

Selain itu, ada beberapa ODGJ yang terlihat sering membawa senjata tajam atau alat lainnya yang biasa digunakan untuk menyerang warga.

Bahkan pada beberapa pekan lalu, salah satu ODGJ yang terlihat sering membawa alat tajam membuat onar dan merusak Counter Handphone Java Cell yang terletak di Jalan Budi Utomo.

Terkait semakin banyaknya orang gila yang mengganggu dan meresahkan warga yang berkeliaran ini mulai dikeluhkan warganet.

Ada beberapa warganet mempertanyakan keberadaan dinas terkait yakni Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang menangani masalah sosial tersebut.

Keluhan terhadap keberadaan orang gila ini seperti diungkapkan oleh akun Facebook, Dian Ikki yang terganggu dengan tindakan ODGJ yang duduk ditengah jalan pertigaan lampu merah (traffic light) Diana sambil memegang batu.

"Tolong aparat yg berwenang untuk bs mengamankan ibu ini krn membahayakan dirinya dan orang lain krn duduk d tengah jalan dan ibu ini pegang batu. Depan diana 1," tulis akun tersebut.

Bahkan menurut akun #Awan Biru keberadaan ODGJ tersebut juga terkadang membuat resah jemaat yang selesai beribadah.

"Iya ibu itu pura" gila baru dia jahat biasa dia nongkrong depan gereja tiga raja dia lempar jemaat keluar ibadah dan dia juga biasa lempar para petugas gereja," tulisnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh akun #Novi Tauran yang juga terganggu dengan ulah ODGJ yang biasa berkeliaran disekitar Kantor Cabang Bank Danamon Timika.

"Iya,,, sama yg biasa didepan toko Gunawan, samping Bank Danamon itu jg sama2 jahatnya," ujarnya.

Semakin banyaknya jumlah orang gila yang berkeliaran dan tidak mendapat penanganan dari dinas terkait ini menimbulkan pertanyaan warganet Timika.

Hal itu seperti ditulis akun #Atto RoksonMittu PasaTirri yang mempertanyakan keberadaan dinas yang menangani masalah-masalah sosial tersebut."Mana dinas terkait, ada dananya to utk kemanusiaan,?" Tanyanya.

Selain itu akun ini juga meminta warganet untuk tidak menyalahkan kondisi yang dialami ibu ODGJ tersebut. "jd mhn kalian jgn selalu menyalahkan ibu ini atau org seperti ini, dia begini krn kalian tdk tahu apa masalahnya di dlm kehidupannya, pertanyaan ke kalian, seandainya kalian di posisi dia, ayo jwb" komentarnya.

Dalam komentar lanjutannya, akun #Awan Biru juga mempertanyakan terkait belum adanya rumah sakit jiwa di Timika. " Tdk ada rumah sakit gila pada hal mereka mau buat jadi propinsi tapi aduu.. Sa mau lanjut tapi takut dosa," ujarnya.

Sementara warganet lainnya, #Allo Soamole berharap dinas terkait segera menangani masalah tersebut. "Semoga bisa diamankan oleh dinas yg terkait," tulisnya singkat. (mas)