Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Dandim Mimika Terharu Diterima Adat Kamoro di Iwaka, Ini Syarat Utama Jika Ingin Jadi Anggota TNI

Dandim
DandimFoto / MIMIKA
fajar Papua4 menit baca5 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Jajaran Kodim 1710 Mimika menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga Kampung Iwaka, Distrik Iwaka, Kamis (3/12).

Bantuan sembako ini bertepatan dengan bulan Desember yang penuh kasih, sehingga warga bisa menghadapi perayaan natal dengan nyaman.

Dandim, Letkol (Inf) Yoga Cahya Prasetya yang didampingi Perwira menengah dari Kogabwilhan Kolonel TNI Indrama Budi disambut upacara dan tarian adat dari gerbang masuk hingga Balai Kampung Iwaka.

Terlihat Dandim Yoga merasa terharu dengan sambutan masyarakat yang begitu antusias. Dandim disambut secara adat dengan penyerahan ukiran dari tua-tua adat Kampung Iwaka.

Dandim Yoga mengaku ini kedatangannya yang pertama kali sejak bertugas di Timika.

“Saya hadir disini bulu kuduk saya berdiri dan tidak sangka saya dan Pak Indrama disambut luar biasa secara adat, dan diantar dengan tarian adat sampai ke Balai Kampung. Ini luar biasa keramahan dan sopan santun warga Iwaka terhadap tamu yang datang. Saya ucapkan terima kasih atas sambutannya,” terng Dandim Yoga.

Kata dia, tugas selain melaksanakan keamanan wilayah NKRI, TNI juga harus bersama rakyat. Untuk itu TNI harus hadir mendatangi kampung-kampung.

Soal permintaan kepala suku dahulukan anak Amungme dan Kamoro dalam perekrutan TNI, Dandim mempersilahkan orang tua mendatangi Kodim 1710 Mimika.

"Yang penting adalah anak harus sehat, tidak boleh merokok, tidak boleh minum minuman beralkohol (miras). Bapak dan ibu lihat Babinsa Iwaka itu anak Iwaka sendiri Pak Kumiyu, dan silahkan hubungi dia kalau ada yang butuh Kodim atau Dandim. Yang pertama anak itu harus sehat. Bagaimana dia mau jaga daerah ini, mau jaga negara ini kalau dia sendiri tidak sehat. Yang bapa ibu punya anak sudah tamat sekolah silahkan hubungi Pak Kamiyu sehingga dia bisa hubungi kami di Kodim,” kata Dandim Yoga.

Kedatangan dirinya dan pak Indrama dari Kogabwilhan hendak berbagai kasih dengan Bapak Ibu sekalian sekaligus menyerahkan sembako dalam persiapan hari raya Natal 25 Desember mendatang.

"Bapak ibu dari Kodim bawa tidak banyak, tapi ini sesuai kemampuan Kodim dan Kogabwilhan agar dapat digunakan dalam menyambut natal nantinya," tukasnya.

Bantuan sembako juga menindaklanjuti perintah Panglima TNI yaitu berbagi kasih dibulan penuh kasih yang diawali dengan bakar batu dua hari lalu di Kogabwilhan dan kemarin penyerahan sembako di Iwaka.

Perwira Kogabwilhan, Kolonel TNI Indrama Budi, berterima kasih kepada warga Iwaka yang sudah menyambut kedatangan mereka secara adat.

Kolonel Indrama mengatakan, Mako Kogabwilhan letaknya tidak jauh dari kampung Iwaka. Sehingga kedepan jika bapak ibu yang mau berkunjung ke markas Kogabwilhan dipersilahkan berkoordinasi dengan Babinsa Pak Kumiyu.

"Soal anak-anak Iwaka yang mau jadi tentara, silahkan berhubungan dengan Bapak Dandim, pasti Dandim akan bantu semaksimal mungkin yang penting anak-anak harus sehat dan tidak miras, itu yang paling utama," ujarnya.

Dikatakan, TNI tidak mentolerir dengan anggota yang masuk dan sakit-sakitan.

"Minta maaf jika anak bapak itu tidak sehat pasti tidak lolos dalam test kesehatan nanti. Tadi Bapak Dandim sudah sampaikan syarat utama sehat, karena kalau kita sehat pasti kita bekerja,” terang Kolonel Indrama.

Kepala Kampung Iwaka dalam sambutannya berterima kasih kepada Kodim 1710 Mimika dan Kogabwilhan III Timika yang sudah datang berkunjung melihat kampung Iwaka.

"Kampung ini memiliki banyak masalah dan tidak diperhatikan. Pak Dandim, dan pak Indarama dari Kogabwilhan yang pertama masuk ke Iwaka, dan mau berbagi dengan warga di sini," ucapnya.

Kedua, wilayah itu sering terjadi banjir dan terendam air hingga berhari-hari.

"Karena banjir itu tidak ada penanganan yang jelas. Bahkan tidak diperhatikan oleh otoritas wilayah ini," tuturnya.

Untuk itu dia meminta Dandim untuk selalu memperhatikan keluhan warga Iwaka soal banjir, air bersih, dan beberapa lainnya.

Selain itu dia meminta Dandim agar anak-anak Iwaka yang cukup banyak lulusan SMA agar bisa ikut test tentara.

"Memang ada anak Iwaka cukup banyak jadi TNI, mereka ada di Jayapura, Manado, Jawa. Tapi adik-adik mereka yang lain cukup banyak belum ada kerja, jika berkenan Pak Dandim tolong mereka agar mereka ikut test anggota TNI," harapnya. (tim)