Timika, fajarpapua.com – Yayasan Amungsa Cares Papua membuka kesempatan bagi pelajar dan guru di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyuarakan kepedulian terhadap persoalan HIV/AIDS melalui Lomba Kampanye Anti-Stigma HIV/AIDS.
Kompetisi yang mengangkat tema “Lawan Stigma, Buka Akses, Selamatkan Sesama” ini menyasar pelajar tingkat SMP, SMA/SMK serta guru aktif melalui tiga kategori perlombaan, yakni poster digital, video kampanye dan karya tulis.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak menyampaikan pesan edukasi HIV/AIDS dengan cara kreatif, informatif dan mudah dipahami masyarakat.
Untuk kategori poster digital, lomba diperuntukkan bagi pelajar SMP. Peserta diwajibkan membuat poster berukuran A3 portrait, 300 DPI atau 1080 x 1530 piksel dengan rasio 4:5.
Desain harus jelas, mudah dibaca serta memuat pesan edukasi dan ajakan positif. Karya dikumpulkan dalam format PNG atau JPG dengan ukuran maksimal 20 MB.
Sementara kategori video kampanye diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK. Peserta dapat membuat cerita pendek, iklan, animasi maupun simulasi edukatif dengan durasi 60–120 detik.
Video harus menggunakan format MP4 vertikal 9:16, resolusi minimal 1080 x 1920 piksel dan ukuran maksimal 250 MB.
Adapun kategori karya tulis ditujukan bagi guru aktif tingkat SMP, SMA, SMK atau sederajat. Naskah berupa rancangan maupun praktik penerapan program pencegahan stigma HIV/AIDS di lingkungan sekolah dengan panjang 2.000–3.000 kata, di luar daftar pustaka.
Peserta juga diwajibkan menyertakan rencana aksi yang realistis, mulai dari tujuan, strategi, tahapan pelaksanaan, keterlibatan warga sekolah hingga indikator keberhasilan program.
Panitia mensyaratkan seluruh karya bersifat orisinal dan tidak mengandung ujaran kebencian, pelanggaran privasi maupun penggunaan data medis pribadi tanpa izin. Peserta juga harus menggunakan fakta kesehatan yang terverifikasi serta menyampaikan pesan yang mendukung penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHIV).
Menariknya, pendaftaran kompetisi ini sepenuhnya gratis. Setiap sekolah juga diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu peserta.
Proses pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir, kemudian mengunggah karya sesuai kategori yang dipilih. Selanjutnya, peserta menunggu konfirmasi panitia dan mengikuti tes wawancara sebelum penyerahan hadiah pada acara puncak.
Selain hadiah bagi para pemenang, panitia menyiapkan kesempatan khusus bagi setiap pemenang untuk tampil dalam podcast Amungsa Foundation.
Bagi pelajar, guru maupun pihak sekolah yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung panitia melalui WhatsApp di nomor 0812 4724 4664.
Pendaftaran juga dapat dilakukan dengan memindai kode QR yang tercantum pada poster resmi kegiatan.
Melalui kompetisi ini, Amungsa Cares Papua berharap semakin banyak pelajar dan guru terlibat aktif menyebarkan informasi HIV/AIDS secara benar sekaligus membangun keberanian masyarakat untuk menghentikan stigma dan diskriminasi.
Kreativitas bukan sekadar menghasilkan karya, tetapi juga dapat menjadi kekuatan untuk membuka pemahaman, melindungi sesama dan menyelamatkan kehidupan.









