Timika, fajarpapua.com – Nasib nahas dialami Harianto (35), seorang pria yang menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari jaringan Wi-Fi di Jalan Sosial, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (27/10) sore.
Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian tengah punggung.
Meski mengalami luka, Harianto dilaporkan masih dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Dekai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden penikaman itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIT.
Saat kejadian, korban berada di sebuah kios yang masih beroperasi menggunakan generator set (genset) di tengah pemadaman listrik.
Korban diketahui sedang menggunakan telepon genggam untuk mencari akses jaringan Wi-Fi.
Ketika tengah berkonsentrasi dengan ponselnya, seorang pelaku tiba-tiba mendekati korban dan menikamnya menggunakan senjata tajam.
Usai melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga kini, identitas dan keberadaan pelaku belum diketahui.
Dalam kondisi terluka, Harianto berusaha berjalan kaki menuju rumahnya yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di rumah, korban segera memberitahukan kepada keluarganya bahwa dirinya telah menjadi korban penikaman.
Pihak keluarga kemudian membawa korban ke RSUD Dekai menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah menjalani pemeriksaan, korban mendapatkan perawatan berupa penjahitan luka tusuk di bagian tengah punggung. Kondisi korban dilaporkan masih sadar.
Dalam informasi awal yang beredar, pelaku diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan OPM Kodap XVI Yahukimo.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari aparat berwenang.
Identitas pelaku, motif penyerangan, serta kemungkinan keterlibatan pihak tertentu belum dapat dipastikan.
Karena itu, diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara jelas latar belakang kejadian tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi terbaru mengenai penangkapan pelaku maupun perkembangan penanganan kasus penikaman tersebut. (ron)









