Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap aparat keamanan dan orang yang mereka sebut sebagai agen intelijen militer Indonesia di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Jubir TPNPB, Sebby Sambom menyatakan, serangan terjadi sejak Senin (12/10) sekitar pukul 07.00 WIT di sejumlah lokasi di Dekai.
Menurut Sebby, sesuai laporan pimpinan Batalyon Yallenang, Mayor Yabane Sonyap, insiden terjadi di kawasan Eselon 4 serta Tikungan Sekla, Jalan Bandara, Kota Dekai. Namun, identitas para korban, jumlah korban meninggal dunia maupun luka-luka, serta kronologi lengkap kejadian tersebut belum dijelaskan secara terperinci.
Ia mengatakan, aksi tersebut sebagai balasan atas gugurnya Tirinus Keroman, yang disebut sebagai anggota pasukan TPNPB dari Batalyon Yallenang.
Yabane Sonyap menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap aparat keamanan dan orang-orang yang mereka tuduh sebagai agen intelijen di wilayah Yahukimo.
Selain mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, Sebby mengeluarkan ultimatum kepada warga pendatang yang tinggal di Kabupaten Yahukimo agar meninggalkan wilayah itu bersama keluarga masing-masing.
Kebenaran informasi yang disampaikan TPNPB OPM belum terverifikasi aparat keamanan Indonesia.(red)









