Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) merilis prediksi cuaca untuk Kota Mekkah dan tempat suci lainnya selama puncak ibadah haji 2026. Menurut Kepala NCM, Ayman Ghulam, kondisi cuaca diperkirakan akan sangat panas dengan suhu mencapai puncaknya di kisaran 44 hingga 47 derajat Celsius sejak hari pertama puncak haji, 1 Dzulhijah, hingga hari Tarwiyah pada 8 Dzulhijah.
Ghulam menjelaskan bahwa cuaca yang cerah dan berawan tipis akan disertai angin aktif dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan rata-rata 15 sampai 40 km/jam. Pergerakan angin ini berpotensi membawa debu dan pasir, yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah dan mobilitas jamaah di lokasi suci.
Selama periode dari Arafah hingga 13 Dzulhijah, suhu tinggi diperkirakan bertahan, berkisar antara 42 hingga 44 derajat Celsius. Sementara itu, suhu terendah diperkirakan di angka 26 sampai 29 derajat Celsius dengan kelembapan variatif antara 15 hingga 55 persen. Ghulam menegaskan bahwa NCM telah menyiapkan sistem operasi terpadu dan teknologi canggih untuk mendukung kelancaran dan keselamatan ibadah haji tahun ini.
Ghulam juga menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem selama musim haji. Ia menyatakan bahwa seluruh personel dan infrastruktur telah siap mendukung pelaksanaan ibadah di tengah cuaca panas dan angin kencang, demi memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah selama berada di tanah suci.

