Pemerintah Inggris mengambil langkah tegas dengan mengisolasi secara ketat warga negaranya yang menjadi penumpang kapal pesiar MV Hondius, yang menjadi lokasi awal penyebaran hantavirus. Sekitar 24 warga Inggris dari total hampir 150 penumpang dan awak kapal akan dievakuasi dan ditempatkan di rumah sakit khusus di Arrowe Park, Wirral. Penempatan ini mengikuti prosedur standar saat penumpang kapal kembali dari daerah berisiko tinggi.
Menurut pernyataan dari NHS England North West dan NHS Cheshire pada Sabtu (9/5), mereka akan langsung menjalani uji klinis dan tes kesehatan setelah tiba di Inggris. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala infeksi hantavirus, yang telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya jatuh sakit diduga akibat virus tersebut.
Hantavirus sendiri merupakan virus zoonosis yang umumnya ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Jenis virus yang terlibat dalam kasus ini adalah hantavirus Andes, yang dikenal menyebabkan infeksi paru-paru parah dan sindrom hantavirus paru. Penyakit ini dapat berkembang dengan cepat dan berpotensi membahayakan nyawa, sehingga pengawasan ketat menjadi prioritas.
Langkah pengamanan ini menegaskan komitmen Inggris dalam mencegah penyebaran virus lebih luas, terutama mengingat sejarah isolasi yang pernah dilakukan pada pandemi COVID-19. WHO juga memberikan pernyataan terkait situasi ini, menegaskan bahwa hantavirus adalah ancaman serius yang memerlukan perhatian dan penanganan medis cepat untuk mencegah dampak yang lebih luas.

