Jakarta, Fajar Papua — Mantan Presiden Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap harga tiket Piala Dunia 2026 yang dianggapnya terlalu mahal untuk warga Amerika Serikat. Dalam wawancara dengan sejumlah media, Trump menyatakan bahwa harga tiket berbagai kategori jauh di atas kemampuan sebagian besar penggemar di negaranya.
Harga tiket termurah untuk babak grup mencapai US$1.079 atau sekitar Rp18 juta, sementara untuk tiket final dipatok dengan harga mencapai US$13.000 atau sekitar Rp225 juta. Meskipun Trump mengaku tidak mengetahui angka pasti, ia mendengar banyak keluhan dari warga AS yang merasa keberatan dengan biaya tersebut. Ia pun mengaku ragu akan membeli tiket karena biayanya yang tinggi.
Selain itu, Presiden FIFA Gianni Infantino sempat bercanda tentang tiket final yang sudah terjual hingga 2 juta lembar secara online dan berjanji akan mengantarkan 'hot dog dan Coca-Cola' secara langsung kepada mereka yang bersedia membayar harga mahal. Trump sendiri menyatakan akan memeriksa kembali harga tiket yang dinilai sangat tinggi, demi memastikan penggemar dari kalangan pekerja tetap bisa menghadiri pertandingan. Ia khawatir, jika tiket terlalu mahal, basis pendukungnya dari Queens, Brooklyn, dan wilayah lain di AS akan kehilangan kesempatan menonton secara langsung.
Trump menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 merupakan keberhasilan besar secara komersial, dengan FIFA mengklaim penjualan tiket mencapai rekor 5 juta tiket. Ia menyebut bahwa acara ini memecahkan rekor dan menjadi ajang yang belum pernah diselenggarakan sebelumnya. Namun, banyak pendukung di berbagai negara mengeluhkan praktik calo dan penetapan harga yang dinilai berlebihan, bahkan sebuah kelompok penggemar di Eropa mengajukan pengaduan antimonopoli kepada regulator terkait tingginya harga tiket oleh FIFA.

