Sejumlah 19 warga tewas dalam sebuah serangan bom yang mengguncang Jalan Raya Pan-Amerika di Kolombia pada hari Minggu, 26 April 2026. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam dan menambah daftar panjang insiden kekerasan di negara tersebut.
Menurut keterangan aparat keamanan, bom meledak di tengah lalu lintas padat, menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat sekitar. Pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik serangan ini, yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.
Juru bicara kepolisian Kolombia menyatakan, "Kami sedang mengumpulkan bukti dan bekerja keras untuk mengidentifikasi pelaku serta memahami alasan di balik serangan ini." Serangan ini menambah daftar insiden kekerasan yang sering melanda kawasan tersebut, yang kerap menjadi sasaran kelompok bersenjata dan terorisme.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menyampaikan kecamannya melalui akun media sosial dan menjanjikan tindakan tegas untuk menegakkan keamanan dan keadilan. Masyarakat internasional juga menyerukan agar upaya penegakan hukum terus diperkuat guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

