Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Serangan Granat Israel Tewaskan Jurnalis di Lebanon saat Liputan Konflik

Serangan Granat Israel Tewaskan Jurnalis di Lebanon saat Liputan Konflik
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Seorang jurnalis dari surat kabar Al-Akhbar bernama Amal Khalil tewas dan seorang fotografer terluka saat serangan militer Israel menimpa Lebanon pada Rabu, 22 April. Insiden ini terjadi saat mereka sedang meliput di dekat kota al-Tayri, di mana kendaraan mereka diserang secara tiba-tiba.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan bahwa Khalil dan fotografer lepas Zeinab Faraj sempat berlari ke sebuah rumah terdekat untuk menghindari serangan lebih lanjut. Namun, rumah tersebut kemudian menjadi sasaran serangan lanjutan dari militer Israel, yang menggunakan granat untuk menghalangi akses tim penyelamat ke lokasi kejadian.

Menurut laporan dari pemimpin Serikat Jurnalis Lebanon, Elsy Moufarrej, tim penyelamat berhasil menyelamatkan Zeinab Faraj. Sayangnya, saat mereka kembali berusaha menyelamatkan Khalil, pasukan Israel kembali melakukan serangan yang menyebabkan kematiannya. Dengan tambahan satu korban tewas, total kematian akibat serangan ini mencapai lima orang, menjadikannya hari paling mematikan sejak gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diumumkan 10 hari lalu.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, menyebut serangan ini sebagai "kejahatan perang" dan menegaskan bahwa Lebanon akan menuntut pertanggungjawaban melalui badan-badan internasional. Sementara itu, Israel belum mengeluarkan komentar resmi terkait kematian Khalil, meskipun sebelumnya membantah mencegah tim penyelamat melaksanakan tugasnya. Insiden ini menambah daftar panjang konflik yang menewaskan lebih dari 2.400 orang di Lebanon sejak awal serangan pada 2 Maret lalu.