Lebih dari 1.800 warga di Prefektur Iwate, Jepang utara, terpaksa mengungsi setelah kebakaran hutan melanda wilayah tersebut pada Rabu (22/4). Api yang melalap lebih dari 150 hektare lahan ini menyebabkan kerusakan signifikan dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar.
Menurut laporan resmi, kebakaran tersebut juga merusak sejumlah bangunan di area terdampak. Kepada media, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, menyebutkan bahwa api masih dalam proses penanganan dan terjadi di daerah pedesaan yang sulit dijangkau oleh tim pemadam kebakaran.
Ini bukan kali pertama Iwate mengalami insiden kebakaran besar. Pada tahun sebelumnya, wilayah ini pernah dilanda kebakaran yang membakar hampir 3.000 hektare lahan, menunjukkan tantangan besar dalam pengelolaan dan pencegahan kebakaran di daerah tersebut.
Pemerintah Jepang terus berupaya mengendalikan api dan memulihkan area yang terdampak, sambil memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tak terulang di masa mendatang.

