Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Faktanya, Paus Leo XIV Tidak Pernah Dukung Iran Miliki Nuklir

Faktanya, Paus Leo XIV Tidak Pernah Dukung Iran Miliki Nuklir
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca1 kali dibaca

Isu yang berkembang belakangan menyebutkan bahwa Paus Leo XIV mendukung Iran memiliki senjata nuklir, seperti diklaim oleh Presiden AS Donald Trump. Tuduhan ini mencuat saat Trump menyatakan bahwa Paus memberi dukungan terhadap program nuklir Iran, sebuah pernyataan yang langsung dibantah oleh banyak pihak.

Dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Kamis (16/4), Trump menyampaikan bahwa ia tidak memiliki masalah pribadi dengan Paus Leo XIV, namun menegaskan bahwa Paus pernah menyatakan bahwa Iran boleh memiliki senjata nuklir. Trump menegaskan bahwa dirinya tidak sependapat dan menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Faktanya, klaim Trump tersebut tidak benar. Paus Leo XIV, yang mulai menjabat pada Mei 2025, secara tegas menolak segala bentuk proliferasi senjata nuklir dan aktif menyerukan agar dunia meninggalkan penggunaan senjata pemusnah massal tersebut. Ia bahkan berulang kali mengecam konflik yang melibatkan Iran dan menyuarakan pentingnya dialog damai untuk menciptakan keamanan global.

Sejumlah pernyataan resmi dari Paus Leo XIV, termasuk setelah terpilih, menegaskan komitmen Gereja Katolik terhadap perdamaian dan penolakan terhadap senjata nuklir. Ia juga menyatakan bahwa dunia harus berupaya menciptakan suasana yang aman tanpa ketergantungan pada senjata pemusnah, melalui dialog dan saling pengertian, bukan kekerasan.

Dengan demikian, tuduhan Trump bahwa Paus Leo XIV mendukung Iran memiliki nuklir adalah tidak berdasar. Sebaliknya, Paus secara konsisten memperjuangkan perlucutan senjata dan perdamaian dunia, menentang segala bentuk proliferasi nuklir yang dapat mengancam umat manusia.