Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyampaikan bahwa proses diplomasi dengan Iran belum membuahkan hasil signifikan. Ia menyebutkan bahwa perundingan yang berlangsung selama 21 jam di Pakistan itu berakhir tanpa kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.
Minggu pagi, Vance menjelaskan kepada wartawan di Pakistan bahwa para pejabat AS telah meninggalkan ruang negosiasi dan akan kembali ke Washington untuk meninjau langkah selanjutnya. Ia menegaskan bahwa meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada dalam upaya mencapai kesepakatan damai.
Perundingan antara AS dan Iran dimulai pada Sabtu (11/4), setelah kedua negara sepakat melakukan gencatan senjata pada Rabu (8/4). Mediasi oleh Pakistan menjadi kunci dalam proses ini, namun hasilnya belum memenuhi harapan kedua pihak.
Situasi ini menunjukkan bahwa proses diplomasi masih panjang dan kompleks, dengan kedua negara kemungkinan akan melakukan peninjauan strategi sebelum melanjutkan negosiasi di masa mendatang.

