Setelah mengalami insiden kebakaran saat mendukung operasi di Laut Merah, kapal induk terbesar milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, kini telah dipastikan siap beroperasi kembali. Kapal ini sebelumnya sempat ditarik untuk diperbaiki di pangkalan Angkatan Laut di Teluk Souda, Pulau Kreta, Yunani, setelah kebakaran terjadi di area binatunya.
Dalam pernyataan resmi dari Armada ke-6 AS, disebutkan bahwa USS Gerald R. Ford telah kembali ke kondisi operasional penuh dan siap menjalankan misi di berbagai kawasan. Kapal ini meninggalkan dermaga di Split, Kroasia, pada Kamis (2/4), setelah menjalani masa istirahat dan perbaikan selama lima hari pasca insiden di Yunani.
Menurut Laksamana Daryl Caudle, Kepala Operasi Angkatan Laut AS, kebakaran yang terjadi dapat dengan cepat diatasi oleh kru kapal, dan kapal sempat beroperasi normal dua hari setelah kejadian sebelum akhirnya ditarik untuk perbaikan. Caudle menambahkan bahwa USS Gerald R. Ford memulai perjalanan dari pangkalan di Norfolk, Virginia, sejak Juni 2025 dan akan menjalani operasi selama 11 bulan, memecahkan rekor operasi laut terpanjang yang pernah dilakukan kapal induk ini.
Pengumuman kesiapan kapal ini menjadi sinyal penting dalam dinamika keamanan kawasan dan menunjukkan kemampuan Angkatan Laut AS mempertahankan kesiapan tempur meskipun menghadapi insiden di tengah misi militer mereka.

