Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Iran Izinkan Beberapa Negara Lewati Selat Hormuz, Termasuk RI

Iran Izinkan Beberapa Negara Lewati Selat Hormuz, Termasuk RI
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca13 kali dibaca

Iran kini memberlakukan kebijakan baru terkait pelintasan kapal melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi pusat perhatian dunia karena dampaknya terhadap pasokan minyak global. Berdasarkan laporan dari perusahaan intelijen maritim Windward, sejumlah kapal dari berbagai negara berhasil melintasi perairan Iran pada 15-16 Maret 2026, menandai perubahan dalam kebijakan blokade yang sebelumnya berlaku.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa blokade selektif Iran memungkinkan sekutu dan negara pendukungnya melakukan transit melalui jalur yang diizinkan. Sebagai contoh, kapal tanker berbendera Pakistan bernama Karachi berhasil melewati Selat Hormuz dari Teluk ke jalur yang diizinkan Iran. Selain itu, kapal pengangkut LPG dari India juga melanjutkan perjalanan setelah adanya komunikasi resmi.

Iran juga memberikan izin kepada kapal-kapal dari Turki, China, serta negara-negara Eropa seperti Spanyol, Prancis, dan Italia, meskipun beberapa negara masih menunggu konfirmasi resmi. Spanyol menjadi salah satu negara yang mendapatkan izin, karena mematuhi hukum internasional, sementara Malaysia dan negara-negara lain seperti Rusia, Irak, dan Bangladesh juga mendapat akses. Namun, kapal dari AS dan Israel tetap belum diizinkan melintas, sesuai pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Perubahan kebijakan ini terjadi setelah Iran sempat menutup Selat Hormuz pasca serangan dariAS dan Israel, yang mempengaruhi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia. Meski demikian, Iran tetap mengizinkan beberapa kapal Indonesia yang sempat tertahan untuk keluar dari jalur strategis ini, berkat komunikasi aktif antara Kementerian Luar Negeri Indonesia dan pihak Iran. Situasi ini menunjukkan adanya upaya diplomasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas di jalur penting tersebut dalam kondisi geopolitik yang kian kompleks.