Lewati ke konten utama

Personel Polri Korban Demo Anarkis di Jayapura Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara

Redaksi FPPenulis
20.37 WIT2 menit baca10 dibaca
IMG-20251017-WA0038
IMG-20251017-WA0038Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Satu anggota Kepolisian, Bripka I Putu Andri Juliantara, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura setelah menjadi korban dalam aksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada Rabu (15/10).

Bripka Andri, yang bertugas di Polsek Muara Tami, mengalami luka serius akibat lemparan batu saat mengamankan aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua di Kota Jayapura.

Ia menderita luka robek tidak beraturan pada dahi hingga mengenai dasar tulang, disertai pendarahan aktif.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan korban telah mendapat penanganan medis intensif.

Tim medis rencananya akan melakukan CT Scan dan konsultasi dengan dokter spesialis untuk memastikan kondisi korban.

“Korban dirawat secara intensif di RS Bhayangkara. Kami terus memantau perkembangannya dan mendoakan agar Bripka Andri segera pulih serta dapat kembali bertugas,” ujar Kombes Cahyo, Jumat (17/10).

Kombes Cahyo juga menyampaikan perawatan terhadap korban menjadi prioritas, mengingat luka yang diderita cukup parah akibat lemparan benda keras saat pengamanan berlangsung.

Selain Bripka Andri, satu anggota Polri lainnya dan seorang warga sipil turut mengalami luka ringan dalam insiden tersebut.

Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait aksi yang berujung rusuh itu, di mana dua mobil dinas Polri rusak dan satu unit mobil PDAM dibakar massa.

Sementara itu, situasi di Kota Jayapura berangsur kondusif, dan aktivitas masyarakat telah kembali normal. Polda Papua mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum.

(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.