Lewati ke konten utama

Imbas Demo Ricuh Berujung Perusakan Kantor Telkom Merauke, Tiga Orang Dimintai Keterangan

Redaksi FPPenulis
16.03 WIT1 menit baca19 dibaca
IMG-20250826-WA0001
IMG-20250826-WA0001Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com — Polres Merauke masih menangani kasus pengerusakan Kantor Telkom Merauke yang terjadi pada Kamis (21/8) di Jalan Postel No. 2, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga didampingi Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan mengatakan, insiden terjadi saat massa aksi unjuk rasa berusaha menerobos barikade aparat gabungan Pleton Dalmas Polres Merauke dan Pleton PHH Batalyon D Pelopor Polda Papua.

Dalam pengamanan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa batu, kartafel, ban mobil, ban motor, bom molotov, dan barang lainnya yang digunakan untuk merusak Plaza Telkom Merauke.

Hingga kini, tiga orang telah dimintai keterangan dan penyelidikan masih berlangsung.

“Kami sudah mengamankan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polres Merauke mengupayakan setiap tindakan harus ada rasa keadilan,” ujar Kapolres di Mapolres Merauke, Senin (25/8).

Sebelumnya, aksi unjuk rasa dilakukan ribuan warga yang menuntut pemulihan jaringan internet di Merauke.

Massa sempat melempari kantor Telkom dengan batu dan bom molotov hingga nyaris terbakar.

Polisi membubarkan massa dengan gas air mata, dan situasi berangsur kondusif sekitar pukul 16.00 WIT.

Koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pemulihan jaringan internet, penyediaan jalur cadangan, transparansi anggaran PT Telkom, pembukaan akses provider lain di Merauke, serta kompensasi bagi pelanggan Indihome dan Telkomsel yang terdampak. (red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.